admin

GOLAZ 86 GO TO Jogja

Di tengah situasi pandemi yang mulai melandai dan tingkat penyebaran Covid mulai menurun, Rholazer 86 memanfaatkan libur akhir pekan dengan mengadakan gowes ke Kota Gudeg, Yogyakarta. Peserta berangkat dari Kota Surabaya pada hari Jumat, 24 September 2021. Adapun rombongan kembali ke Kota Pahlawan lagi pada hari Minggu, 26 September 2021. Kegiatan bersepeda ini diikuti oleh alumni lukusan 1986 yang sudah menyebar di beberapa kota yaitu Sidoarjo, Malang, Bekasi dan tentu saja Surabaya.

Rholazer 86 memang salah satu grup alumni yang mempunyai banyak kegiatan dalam mempersatukan alumninya. Salah satunya melalui kegiatan bersepeda ini. Beberapa alumni yang tersebar di berbagai kota ikut berpartisipasi dalam kegiatan bersepeda lintas provinsi ini. Perjalanan gowes dilakukan dengan kegembiraan dan penuh semangat kebersamaan.

Start point di mulai dari kota Yogyakarta, setelah sebelumnya rombongan menyempatkan sholat Jumat di Masjid Al Aqsha Klaten. Usai menunaikan Sholat Jumat, rombongan goweser ini sejenak menikmati keindahan Candi Prambanan. Adapun seluruh sepeda diangkut menggunakan tiga mobil yang langsung diloading begitu tiba di Kota Yogyakarta.

Pada malam hari, rombongan yang terdiri dari 15 orang ini mengunjungi Caffe Kancane yang berlokasi di daerah Kaliurang, Yogyakarta. Sekedar diketahui, 3 diantara 5 orang pemilik Caffe Kancane yaitu Danya, Indriyanto, dan Didit merupakan alumni SMPN 12 lulusan 91. Demi melepas rasa penat, rombongan memutuskan untuk bermalam di salah satu hotel yang berlokasi di daerah Malioboro.

Sabtu, 25 September 2021 Pkl. 06.00 WIB, acara bersepeda pun dimulai dengan mengunjungi berbagai sudut kota Yogyakarta. Adapun di Kota Yogyakarta sendiri ada Rholazer ’86 yaitu Siti Nurjana yang turut bergabung bersama rombongan selama beraktivitas di Kota Pelajar tersebut.

Setelah puas mengelilingi Kota Yogyakarta, para goweser menikmati kuliner yang disajikan di Ayam Brongkos. Sore hari, rombongan bersantai di Caffe Klotok yang berada di kawasan Kaliurang. Demi memudahkan perjalanan, sepeda yang digunakan para peserta diangkut menggunakan tiga mobil.

Minggu Pagi, 26 September 2021 sekitar Pkl. 09.00, rombongan balik kanan menuju Kota Surabaya dengan lebih dulu mampir ke Kota Solo untuk mengunjungi bekas pabrik gula yang dijadikan obyek wisata yaitu, Museum De Tjolomadoe. *** (Okky)

This article was produced by Saklosen Media Partner (0817-9306-617).
Contributor: Toro
Editor: Okky Rahardjo
Photographer:
Anonim.

Dalam Yasin Tahlil dan Doa Bersama, Ketum Sampaikan Data alumni Meninggal Selama Pandemi

Pandemi yang diakibatkan oleh adanya virus Corona atau yang dikenal dengan sebutan Covid 19, telah memakan waktu lebih dari satu tahun. Dalam kurun waktu tersebut, ada banyak yang sudah menjadi korban dari penyebaran virus ini. Baik berupa korban penderita sakit yang mengakibatkan seseorang harus menjalani isolasi mandiri maupun di rumah sakit, tidak sedikit pula korban jiwa yaitu pasien penderita Covid 19 yang meninggal dunia.

Kalau mengingat korban yang berjatuhan, tentu diantaranya ada orang-orang yang kita kenal. Baik itu anggota keluarga terdekat, kerabat, rekan kerja atau siapa pun yang menjadi lingkaran perkenalan kita. Diantara mereka, tidak bisa dihindari ada juga alumni SMPN 12 Surabaya yang ikut menjadi korban dari wabah virus yang masih belum ditemukan obatnya ini.

Oleh karena pandemi telah sekian waktu telah berjalan, korban jiwa pun mulai berjatuhan, maka Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat/Almamater IKARHOLAZ mengadakan acara Yasin, Tahlil dan Doa Bersama.

Acara ini berlangsung pada Kamis, 12 Agustus 2021 yang dimulai tepat pkl. 19.30. terlambat setengah jam dari waktu yang direncanakan karena adanya hambatan teknis. Acara ini diikuti oleh seluruh alumni Ikarholaz beserta keluarga almarhum/ah melalui fasilitas zoom meeting dan streaming Youtube di channel IKA RHOLAZ. Adapun acara ini disiarkan secara live dari Studio Kopi Teman Enak yang berlokasi di Gayung Kebonsari Injoko VIII no 20 Surabaya.

Pembawa acara dipercayakan pada Prita Indradewi (Rholaz 92) yang mengawali dengan menyapa para rholazer yang bergabung secara virtual. Meskipun dilaksanakan secara virtual, namun terasa sekali suasana yang akrab dan guyub diantara para alumni yang mengikuti acara ini. Ary Pribawanto selaku ketua umum Ika Rholaz menyampaikan keprihatinan betapa banyak alumni SMPN 12 yang menjadi korban meninggal karena terpapar Covid 19.

Pria yang akrab dipanggil dengan nama Bogenk ini menyampaikan data angkatan paling banyak “menyumbangkan jumlah” korban meninggal yaitu alumni lulusan 1977 yang sebanyak 49 orang. Lalu disusul oleh alumni angkatan tahun 1977 dengan jumlah korban jiwa sebanyak 43 orang.

Bogenk menyampaikan bahwa perlunya penyampaian angka-angka korban terpapar Covid tersebut semata bukan hanya sebagai kerapian data, namun juga sebagai bahan instropeksi bahwa virus ini memang ada dan bukan virus sembarangan. Oleh karenanya, perlu sekali dalam masa-masa ini para alumni tetap menjaga diri dengan senantiasa memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan sharing bersama narasumber yaitu alumni yang bergerak dalam tenaga kesehatan, mereka adalah dr. Neneng Dwi Kurniati, Sp. MK (Rholaz ’94) yang bertugas sebagai Dokter Spesialis Mikrobilogi Klinik RSUD dr. Soetomo Surabaya dan Maria Sri Wigati (Rholaz 84), seorang perawat yang berdinas di RSAL dr. Ramelan Surabaya untuk menangani pasien Covid. Beberapa alumni memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi seputar penanganan Covid yang dijawab dengan baik oleh kedua narasumber tersebut.

Sebagai puncak acara diadakan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh tiga orang alumni mewakili iman dan kepercayaan masing-masing. Diawali dengan tahlil yang dipandu oleh Gus Jamal (Rholaz ’87). Berikutnya doa untuk alumni yang non muslim dipimpin oleh Pdt. Okky Rahardjo (Rholaz ’98) mewakili kalangan Kristen Protestan dan Kristen Katolik yang diakhiri oleh Putu Wulan (Rholaz ’88) sebagai representasi umat Hindu.

Adapun acara ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak. Diantaranya Kopi Teman Enak yang menyediakan tempat dan lighting beserta pendukung perlengkapan lainnya yang difasilitasi oleh Heri (Rholaz ’97). Berikutnya dukungan konsumsi ditunjang oleh Bakso Pipi Tembem dari Sandri (Rholaz ’97), kue lumpur yang disediakan oleh Linda (Rholaz 2000), brownis kukus tersaji oleh adik ipar Heri juga kue-kue yang lezat dibawakan oleh Tigris (Rholaz ’86) dan Bimo (Rholaz ’86) yang juga mendukung terlaksananya acara ini sehingga berjalan dengan meriah. Acara ini berakhir tepat Pkl. 21.00 dengan membawa suasana keharmonisan, toleransi dan keyakinan bahwa bangsa Indonesia akan pulih dari kondisi terpuruk akibat pandemi Covid 19** (okky)

Generated Content by Saklosen.

Foto-foto kegiatan

Aneka Lomba Warnai Agustusan di WAG iKARHOLAZ

Perayaan kemerdekaan Indonesia tidak selalu harus diisi dengan kegiatan formal macam upacara bendera. Demikian juga dalam suasana pandemi seperti ini pertemuan tatap muka pun harus dihindari semaksimal mungkin. Lomba-lomba dan acara tasyakuran yang biasanya marak diadakan di berbagai kampung pun harus ditiadakan. Namun hal ini ternyata tidak menyurutkan niat anggota WAG Ika Rholaz untuk memeriahkan hari jadi bangsa Indonesia ke-76.

Pada tanggal 17 Agustu 2021 dengan difasilitasi oleh Dini Herawati (Rholaz ’93), WAG Ika Rholaz mengadakan beberapa perlombaan yang dilakukan secara virtual. Lomba-lomba yang digulirkan yaitu kuis yang berupa menjawab pertanyaan seputar pengetahuan umum. Ada juga lomba fotografi dan lomba puisi. Tidak ketinggalan pula lomba pantun yang dilakukan secara spontan.

Selepas Pkl. 11.00 WIB, Dini memulai kuis dengan mengajukan pertanyaan dari mana Tari Piring berasal. Pertanyaan pertama itu berhasil dijawab oleh Princess Fitri yang juga merupakan Rholazer ’93. Selanjutnya beberapa pertanyaan seputar sejarah dan pengetahuan umum diajukan oleh Dini yang harus dijawab secepatnya dengan mengirimkan chat jawaban pada WAG. Siapa yang lebih dulu mengirimkan jawaban, maka dialah yang berhak menjadi pemenang.

Antusias anggota WAG ika Rholaz dalam mengikuti kuis ini begitu besar. Hal ini terbukti dari banyaknya chat yang terlontar setiapkali Dini mengajukan pertanyaan. Tidak terasa hanya dalam waktu setengah jam, kuis telah berakhir dengan memunculkan sepuluh pemenang. Tidak hanya berupa kuis, lomba dalam bentuk lain pun diadakan dengan melibatkan potensi unggulan WAG Ika Rholaz. Lomba fotografi juga digelar untuk mewadahi minat dan hobby alumni terhadap bidang yang satu ini. Adapun pemenang lomba foto ini yaitu Ninin (Rholaz ’90), Setyo Budi (Rholaz ’91) dan Hernowo (Rholaz ’87).

Lomba berikut yang digelar yaitu lomba puisi tema Kemerdekaan Indonesia. Ponco (Rholaz ’89) yang selama ini karya puisinya sering menghiasi WAG Ika Rholaz, seakan disepakati tanpa bantahan untuk menjadi juara pertama. Menyusul berikutnya yaitu tim dari Songji atau Rholazer 91 dan Yuhanda alumni SMPN 12 yang saat ini bermukim di Jakarta. Tak ketinggalan, diadakan juga lomba pantun yang menghasilkan tiga pemenang yaitu Ninin (Rholaz ’90), Nenny (Rholaz ’86) serta Swediarifin (Rholaz ’95).

Pada malam hari, sekitar Pkl. 20.00 lomba ditutup dengan diumumkan nama pemenang beserta hadiah yang diterima oleh masing-masing. Dini sebagai pemrakarsa lomba menyediakan fasilitas hadiah berupa uang dengan nominal yang berbeda serta beberapa voucher belanja. Semua anggota WAG tampak pas dan senang, baik yang berhasil menjadi pemenang maupun yang hanya menjadi penggembira. Pada akhirnya semua menyadari bahwa tujuan akhir bukanlah nilai hadiah yang dikejar, tapi kebersamaan sebagai alumni SMPN 12 Surabaya lintas angkatan dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.*** (Okky)

Generated content by Saklosen.
Foto ilustrasi diambil dari YT Vicky Adeputra

Sambutan Ketua Umum IKARHOLAZ dalam Acara Doa Bersama

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Yang saya hormati, Dewan Penasehat, Dewan Pembina yang selama ini telah setia mengayomi kami semua,
Yang saya hormati, jajaran pengurus organisasi beserta anggotanya,
Dan para netizen, para partizipan yang saya tidak bisa sebutkan namanya satu-persatu.

Puji syukur kehadirat Allah yang telah memberi rahmat-Nya bagi kita semua hingga hari ini kita begitu bersemangat dengan penuh kekompakan menjalankan acara demi menjalankan visi dan misi IKARHOLAZ.

Telah kita ketahui, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun menyebabkan cukup banyak korban jiwa, Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 per 11 Agustus 2021, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 3.749.446orang.

Di Surabaya, sebanyak lebih dari 697 orang di antaranya meninggal dunia.

Bagaimana dengan di IKARHOLAZ? organisasi tercinta kita ini.

Perlu saya kabarkan sebelumnya. Bahwasanaya Sudah menjadi misi dan program kerja Pengurus di periode pertama untuk membuat pondasi database, dari data anggota, kewirausahaan, hingga data alumni yang meninggal. Terkhusus data alumni meninggal sudah pernah diprogram saat raker pertama, oleh bidang Sosial dan Pengabdian masyarakat/almamater.

Tapi karena satu dan lain hal data tersebut baru tersusun sekarang. Bertepatan dengan upaya kami mengumpulkan data alumni yang meninggal di masa pandemi.

Dari data yang telah masuk, akhirnya bisa kita ketahui telah cukup banyak alumni meninggal dari angkatan alumni 79 sebanyak 49 orang. Disusul 77 ada 43 alumni telah mendahului kita, dan seterusnya.

Data dari bidang Database dibantu Laskar mboys, sayap BIDANG SOSIAL & PENGABDIAN MASYARAKAT/ALMAMATER selama kurun waktu akhir 2020-2021 per hari ini, Kamis (12/8/2021), jumlah alumni yang wafat selama masa pandemi ini mencapai xxx orang.

Dulur2 alumni yang saya cintai dimanapun berada. Dari alumni 74 sampai 2000an. Usai acara doa bersama ini bukan berarti pendataan berhenti. Kami terus menerima data tiap angkatan, baik dari pandemi maupun sebelumnya.

Paling tidak, setiap ada teman kita yang meninggal database pusat IKARHOLAZ harus turut merecordnya. Gunanya apa? agar masa mendatang, mungkin juga pengurus di periode mendatang tinggal mengoptimasi data yang ada untuk efektifitas pekerjaan dan kemanfaatan dalam kegiatan sosial.

Dulur dulur, alumni sekalian, mengapa saya begitu pentingnya menyampaikan data angka jumlah rekan-rekan kita yang meninggal karena Covid. Hal ini supaya sebagai sarana untuk kita senantiasa instropeksi bahwa Covid 19 memang ada dan virus ini bukan virus sembarangan.

Jadi di mana pun kita, sebaiknya tetap waspada dan hati-hati dalam menjaga diri serta perilaku kita. Masa-masa ini penting sekali untuk kita menjaga protocol kesehatan dengan lebih ketat dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Sebagai dulur kalian, saya tetap mengingatkan untuk di masa prihatin ini kita membiasakan diri dengan menggunakan masker, sering cuci tangan, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas yang dirasa tidak terlalu mendesak.

Pada kesempatan kali ini saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas kerja keras panitia, para pengisi acara dan juga untuk teman-teman yang hadir baik secara langsung maupun melalui daring.

Doa saya, keluarga besar alumni SMPN 12 yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan untuk menjalani hari-hari ke depannya. Sementara alumni yang masih dalam kondisi berjuang untuk meraih kesembuhan, segera sehat dan pulih kembali kondisinya.

Demikian juga kita yang masih diberikan kesehatan yang prima, tetap menjaga amanah sehat ini dengan baik dan penuh manfaat.

Itu saja yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Semoga kata sambutan ini memberikan motivasi untuk selalu solid dan terus bekerja sama untuk kebaikan bersama.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

cATAT! IKARHOLAZ GELAR DOA BERSAMA DAN YASIN TAHLIL MALAM INI

Pandemi yang diakibatkan oleh adanya virus Corona atau yang dikenal dengan sebutan Covid 19, telah memakan waktu lebih dari satu tahun. Dalam kurun waktu tersebut, ada banyak yang sudah menjadi korban dari penyebaran virus ini. Baik berupa korban penderita sakit yang mengakibatkan seseorang harus menjalani isolasi mandiri maupun di rumah sakit, tidak sedikit pula korban jiwa yaitu pasien penderita Covid 19 yang meninggal dunia.

Kalau mengingat korban yang berjatuhan, tentu diantaranya ada orang-orang yang kita kenal. Baik itu anggota keluarga terdekat, kerabat, rekan kerja atau siapa pun yang menjadi lingkaran perkenalan kita. Diantara mereka, tidak bisa dihindari ada juga alumni SMPN 12 Surabaya yang ikut menjadi korban dari wabah virus yang masih belum ditemukan obatnya ini. Oleh karena pandemi telah sekian waktu telah berjalan, korban jiwa pun mulai berjatuhan, maka Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat/Almamater IKARHOLAZ mengadakan acara Yasin, Tahlil dan Doa Bersama.

Acara ini akan diadakan pada Kamis, 12 Agustus 2021 pkl. 19.00-21.30 secara virtual. Acara ini bisa diikuti oleh seluruh alumni Ikarholaz beserta keluarga almarhum/ah melalui fasilitas zoom meeting dan streaming Youtube di channel IKARHOLAZ. Adapun acara ini disiarkan secara live dari Studio Kopi Teman Enak yang berlokasi di Gayung Kebonsari Injoko VIII no 20 Surabaya.

Acara ini akan diawali dengan sharing bersama narasumber yaitu alumni yang bergerak dalam tenaga kesehatan, mereka adalah dr. Neneng Dwi Kurniati, Sp. MK (Rholaz ’94) yang bertugas sebagai Dokter Spesialis Mikrobilogi Klinik RSUD dr. Soetomo Surabaya dan Maria Sri Wigati (Rholaz 84), seorang perawat yang berdinas di RSAL dr. Ramelan Surabaya untuk menangani pasien Covid.

Sebagai pemandu acara yaitu Prita Indradewi (Rholaz 92). Sedangkan untuk acara yasin tahlil dan doa bersama akan dipandu oleh Gus Jamal (Rholaz ’87). Adapun doa untuk alumni yang non muslim akan dipimpin oleh Pdt. Okky Rahardjo (Rholaz ’98) mewakili kalangan Kristen dan Putu Wulan (Rholaz ’88) sebagai representasi umat Hindu. Bersama kita akan mendoakan rekan-rekan kita yang sudah mendahului serta yang masih berjuang agar negeri ini kembali sehat. *** (Okky)

LINK YASIN TAHLIL DAN DOA BERSAMA
📆 Kamis, 12 Agustus 2021
⏰ 19.00 – 21.30 WIB
📍ZOOM MEETING
https://bit.ly/DoaBersamaIkarholaz

Meeting ID: 867 3232 0515
Passcode: 120821

🔹Streaming YOUTUBE IKARHOLAZ
https://youtu.be/bGCGJf0qLJ4

Congrats atas berdirinya Rholaz Hiker, Wadah Pecinta Alam Bagi Arek Rholaz!

Pada 17-20 Juni 2021, beberapa alumni SMP 12 Surabaya yang memilki kesamaan minat sebagai pecinta alam, membuat sebuah kegiatan pendakian bersama ke Ranu Gumbolo, Gnung Semeru 2400 Mdpl. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah alumni lintas angkatan yang terdiri dari Prof. Yan (86), Gaguk (91), Eko Moming (91) dan Basori (91). Selain itu turut juga Credo (91), Agsan (94) juga Budi Kochu beserta istrinya yang sama-sama lulusan tahun ’91.

Salah satu obsesi pendakian ini yaitu menancapkan bendera Ika Rholaz di area pegunungan. Hal ini merupakan wujud bahwa dalam Ika Rholaz juga berisi orang-orang yang memiliki kecintaan terhadap alam. Sebagai catatan, bendera Ika Rholaz sebelumnya sudah pernah berkibar di beberapa gunung di Indonesia.

Pada bulan April 2019, bendera kebanggaan alumni SMP 12 ini pernah berkibar di Gunung Kerinci yang dikenal sebagai atapnya Pulau Sumatera. Selanjutnya pada bulan Juni 2019 bendera Ika Rholaz melambai di Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Pada 19 Juni tahun ini, bendera almamater sekolah yang berlokasi di Ngagel Kebonsari Surabaya ini dengan bangga menunjukkan kewibawaannya di Danau Ranu Gumbolo, Gunung Semeru.

Kegiatan pendakian ini bukan saja dimaksudkan untuk menyalurkan hobby, namun sudah diniatkan sekaligus sebagai ajang deklarasi sebuah komunitas baru yang bernama Rholaz Hiker. Komunitas ini merupakan wadah bagi para alumni yang merupakan pecinta alam di bawah naungan rumah besar yang bernama Ika Rholaz. Kebersamaan pendakian sesama alumni SMP 12 ini bukan hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh sambil sekalian berwisata di alam bebas. Keuntungan lain tentu saja adanya ikatan silaturahmi yang terjalin kuat di antara sesama alumni yang memiliki kesamaan minat di dunia petualangan alam bebas.

“Memang beda jika kita berkumpul dengan sahabat yg memiliki hobi yang sama, kawan seperjalanan dalam menikmati alam ciptaan sang kuasa” ujar IK Yan Prasetya alumni angkatan 86. “Tiada perbedaan diantara kita, semua sama dalam kebersamaan dan persaudaraan. Saling menghargai kebersamaan mahluk ciptaan Sang Maha Creator juga tidak lupa menyandang Rholaz Hiker-Ika Rholaz di dada kami” imbuh pria yang akrab dengan sebutan Prof. Yan ini.

Dalam kesempatan pendakian ini tim Rholaz Hiker berangkat menuju ke kota Malang hari Kamis, 17 juni 2021 terbagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama berangkat dari Surabaya pukul 12.00 yang disusul rombongan berikutnya pada pukul 19.00. Perjalanan dilalui dengan lancar melalui Tol yang berakhir di pintu keluar Pakis dilanjutkan ke desa Ranu Pane, Kabupaten Lumajang. Desa Ranu Pane ini adalah desa terakhir di lereng gunung Semeru, yang juga merupakan tempat untuk mendaftar perijinan pendakian ke gunung Semeru. Di sinilah rombongan bermalam sebelum melanjutkan pendakian keesokan harinya.

Selama pendakian menuju Danau Ranu Kumbolo, rombongan pendaki harus melewati beberapa pos pendakian untuk istirahat. Pos-pos tersebut terdiri dari Pos Bayangan, Pos 1, Pos 2, Pos 3 dan juga Pos 4. Di setiap pos pendakian tersebut dimanfaatkan oleh warga untuk berjualan makanan dan minuman sehingga para pendaki tidak akan kelaparan. Namun oleh karena masuk daerah wisata, maka makanan dan minuman yang dijual pun harganya berkali-kali lipat dari harga biasanya.

Bayangkan saja, air mineral ukuran 1,5 liter saja dihargai Rp. 25.000,-. Belum lagi kalau mau beli jajanan gorengan atau buah potongan seperti semangka dan pisang dihargai Rp. 2.500,- per biji. Jadi memang benar tidak akan kelaparan dan kehausan, tapi harus siap-siap dengan membawa persiapan uang yang banyak.

Perjalanan yang dimulai Pkl. 09.00 akhirnya mencapai tujuan pada Pkl. 17.30. Perjalanan yang melelahkan ini pun terbayar dengan keindahan pemandangan Danau Ranu Kumbolo yang begitu luas. Alam yang tersaji begitu megah, apalagi disaksikan dari ketinggian 2400 Mdpl. Oleh karena waktu sudah beranjak malam, rombongan pun segera mendirikan tenda dan melanjutkan dengan masak untuk makan malam.

Sabtu, 19 Juni 2021 sebagian rombongan memutuskan melanjutkan pendakian menuju Cemoro Kandang untuk menikmati keindahan pemandangan Gunung Semeru dengan lebih leluasa. Sementara sebagian yang lain masih bertahan untuk menikmati pesona alam Dana Ranu Kumbolo. Perjalanan pendakian yang merupakan event resmi pertama Rholaz Hiker ini diakhiri pada hari Minggu, 20 Juni. Setelah puas menikmati fenomena alam yang tersaji, pada Pkl. 09.00, rombongan pun turun untuk selajutnya pulang ke Surabaya.

Sungguh menyenangkan dan mengesankan perjalanan kegiatan melintasi alam ini. Suatu bentuk kegiatan positif yang bisa diagendakan di waktu selanjutnya. Adapun Rholaz Hiker yang telah terbentuk akan bermanfaat menjadi komunitas yang mewadahi minat cinta alam bagi alumni SMP 12. Rholaz Hiker pun tidak berdiri secara independen, namun tetap berada di bawah naungan IKARHOLAZ. Bila ada di antara alumni yang berminat untuk mengikuti kegiatan Rholaz Hiker bisa menghubungi Agsan (94) selaku koordinator komunitas ini.*** (OKKY)

This article was produced by Saklosen Media Partner (Toro: 0817-9306-617).
Contributor: Agsan
Editor: Okky Rahardjo

Halal bihalal 75, ternyata Bu Iin dan Bu Etik RHOLAZER!

Minggu, 20 Juni 2021 giliran alumni SMPN 12 lulusan 1975 mengadakan reuni yang dikemas dalam acara Halal Bi Halal. Acara ini diadakan di Manis Ae Caffee yang berlokasi di Taman Pondok Pinang Sidoarjo. Setelah lama tidak berjumpa oleh karena kesibukan masing-masing dan jarak yang memisahkan satu dengan lainnya, kegembiraan para alumni pun tertumpahkan di acara yang sederhana tapi mengesankan itu.

Halal Bi Halal ini diawali dengan doa yang disampaikan oleh Ustaz Yunus yang merupakan alumni SMP 12 angkatan 1974. Selanjutnya acara diisi dengan sambutan dari Didik selaku ketua alumni Rholaz 75. Rangkaian acara demi acara siang itu dipandu oleh Etty Agustina atau biasa disapa dengan panggilan Bu Etik. Nama Etty Agustina tentu tidak asing lagi bagi alumni SMP 12, mengingat beliau pernah mengajar sebagai guru seni suara di sekolah ini. Sebagaimana diketahui dalam jajaran Rholaz 75 ada dua alumni yang mendedikasikan diri sebagai guru di almamater mereka. Kedua beliaunya yaitu Bu Iin dan Bu Etik.

Acara Halal Bi Halal ini memang tidak diikuti banyak peserta. Dari 30 orang yang mendaftar, hanya 23 alumni yang hadir. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi kemeriahan acara yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Para alumni tampak bergembira bertemu teman-teman lama sambil bercanda dan bertukar cerita. Suasana makin terasa gembira ketika para alumni bernyanyi bersama secara karaoke dan ada juga yang mengisi acara dengan dance. Kalau sudah berkumpul seperti ini, sepertinya mereka sudah tidak lagi terhalangi oleh usia. Meskipun rata-rata usia mereka sudah di atas 60 tahun tapi tetap lincah dan enerjik.

Dari data yang ada, diketahui bahwa alumni yang datang bukan saja dari Surabaya dan sekitarnya. Ada juga yang datang dari Bekasi bahkan Denpasar. Mengingat masih dalam suasana pandemi, maka acara ini tetap mengutamakan prosedur kesehatan yang baik. Salah satunya membatasi jumlah alumni yang datang.*** (Okky Rahardjo)

This article was produced by Saklosen Media Partner (0817-9306-617).
Contributor: Toro
Editor: Okky Rahardjo
Photographer: Toro

IKARHOLAZ Bagikan 150 Hazmat EIGER ke Rumah sakit Surabaya dan Sidoarjo

Setelah merampungkan program “Ramadhan Berbagi Penuh Berkah” pada periode Juni-Juli 2021, IKARHOLAZ kembali melakukan kegiatan sosial bertajuk IKARHOLAZ TEBAR HAMZAT.

Pada kegiatan ini, IKARHOLAZ membagikan 150 pcs Hazmat (baju APD) EIGER ke 3 Rumah Sakit, pada Selasa (15/6/2021). Masing-masing 50 hazmat untuk RS Hudaya Utama, RS RKZ, dan RS Siti Khodijah Sidoarjo.

Menurut dr. Tjienywati, bantuan hazmat ini sangat berarti,  mengingat jumlah pasien covid terus meningkat. “Apalagi muncul varian baru.  Rata-rata yang masuk orang Surabaya. Sampai kamar full tuk covid.” Ujar kepala IGD RKZ itu.

Akhir kegiatan, Imaduddin, mewakili pengurus IKARHOLAZ mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak EIGER selaku penyedia HAZMAT. Terkhusus untuk Swedi Arifin yang selalu pro aktif dalam koordinasi dengan pihak EIGER. Juga kepada para relawan IKARHOLAZ yang telah meluangkan waktunya pada agenda TEBAR HAZMAT ini.

Kegiatan ini dibawah Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat/Almamater IKA SMPN 12 Surabaya. Bisa terlaksana berkat dukungan Eiger selaku penyedia hazmat. Turut serta dalam aksi setengah hari ini: Dyah 88, Irma 84, Swedi Arifin 95, Dawan 92, dan Toro 87. ***

Reportase: Novi
Fotografer: Toro

Foto bukti penerimaan:

Halal bihalal Rholazer 86, Ajang Berkumpulnya Kelompok Goweser, Ngaji, Tiktoker, hingga Kuliner. Plus Renang Bareng!

Setelah sekian lama memendam rindu, akhirnya Rholaz 86 mengadakan Halal Bi Halal yang sekaligus reuni sesama alumni SMPN 12 lulusan 1986. Acara yang dikemas menarik, seru dan penuh keakraban ini digelar pada Minggu, 13 Juni 2021 berlokasi di Hotel Mercure Gedung Jakarta Lantai 6. Alumni yang sudah tersebar di berbagai daerah hari itu secara khusus menyempatkan diri untuk hadir sekedar memenuhi rasa rindu dan melihat bagaimana wajah teman mereka yang sudah lama tak dijumpai.

Dewi Kencono Wungu, yang hari itu mendapatkan mandat untuk membawakan acara, menyampaikan bahwa sekalipun Rholaz 86 terbagi menjadi beberapa kelompok, namun hal itu tidak menjadikan alumni 86 ini terpecah-pecah atau terkotak-kotak. Namun beberapa kelompok yang ada itu malah menjadi support terjalinnya silaturahmi di antara para alumni dalam berbagai kegiatan yang positif.

Pada kenyataannya, memang alumni 86 ini memiliki beberapa kegiatan aktif yang terdiri dari beberapa kelompok. Ada kelompok Gowes, terhimpun juga kelompok Ngaji tiap Jum’at, terbentuk pula kelompok penyuka Tik-tok dan tak lupa ada juga kelompok kuliner. Setiap alumni bisa terlibat pada lebih dari satu kelompok sesuai dengan minat dan keinginannya. Hal yang jarang sekali ditemukan dalam kelompok alumni SMPN 12 angkatan lainnya.

Acara Halal Bi Halal ini terselenggara atas keinginan para alumni 86 yang kemudian disambut dengan gercep oleh Abimanyu Yoyanto, Susy Herawati, Dyah W , Fredy Djoni, Nuswansari, Eko Siswanto serta Yuti. Dengan dikomadani Bimo, nama beken Abimanyu, mereka pun bergerak bersama secara solidaritas untuk mewujudkan acara Halal Bi Halal ini. Hasil kerja keras mereka dalam wakt singkat itu berhasil mengumpulkan 53 alumni, sekalipun yang mendaftar sebelumnya sebanyak 62 orang. Oleh karena masih dalam suasana pandemi, maka acara diadakan dengan menerapkan protokoler kesehatan secara ketat.

Acara ini diawali dengan pembacaan doa dari seorang alumni yaitu Ustadz Nurudin yang saat ini berdomisili di Gresik. Acara menjadi meriah karena bertepatan dengan hari ulang tahun Wiwin Yuniarti dan Seno, sehingga pada hari itu dirayakan bersama-sama dalam acara yang penuh kesan itu. Usai acara, atas kontribusi salah seorang alumni, para alumni yang hadir diberikan kesempatan untuk menikmati fasilitas renang di salah satu kediaman alumni. Suasana keakaban pun makin terasa, seakan tidak ada bedanya masa SMP dengan masa saat ini walaupun sudah terpisah lebih dari tiga puluh tahunan.

Salah satu hal yang menarik, dalam Rholazer 86 ini tidak ada struktur organisasi yang kaku. Tidak ada susunan pengurus alumni yang membedakan siapa lebih tinggi posisinya dibandingkan dengan yang lainnya. Adapun semua kegiatan dilaksanakan dengan urun rembug, melalui pertimbangan yang matang dan penuh kekeluargaan. Bravo untuk Rholaz 86…

Editor: Okky Raharjo/Novi
Koresponden/Fotografer: Subantoro

Foto-foto:

Jalin Tali Silaturahmi, RHOLAZER 74 Adakan Halalbihalal Hybrid

Rek……//wis sue  suwe ora jamu//wis  ora ketemu//kangen rek//sepurane sing ake//

Begitu slogan Halal Bi Halal alumni rholaz 1974 yang menggema saat acara. Tak kurang 30 alumni hadir dalam acara yang berlangsung di Resto Wakak Perum Puri Suryajaya Sidoarjo, Minggu (6/6/2021).

Halal bi halal berkonsep hybrid (online/offline) dihadiri para alumni yang datang dari penjuru kota di Jawa Timur seperti Malang, Bangil Pasurusan, dan Surabaya. Aniek, salah seorang  alumni dari Solo pun turut hadir meramaikan acara. Juga Prof. Dr. IMAM MUSTOFA drh., M.Kes. dari fakultas Kedokteran Hewan dan Adiastuti, drg., Sp.KGA., M.Kes. dari UNIAR yang ternyata alumni rholaz 74.

Acara dibuka oleh ketua panitia Roedhy Endoet dengan MC Namar setelah sebelumnya diawali dengan doa oleh Iskaq Roonie.

Acara berlangsung penuh canda tawa dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Bagi alumni yang tidak hadir baik dari dalam maupun luar negeri turut serta mengikuti acara melalui Zoom *** [Toro, IKARHOLAZ]