Berita

IKARHOLAZ Terbitkan QRIS untuk Infaq Umum masjid

Alhamdulillah, telah terbit QRIS perdana IKARHOLAZ bertema masjid Al Ikhlas SMPN 12 Surabaya. Penerbitan QRIS ini untuk mengakomodasi alumni yang ingin berkontribusi ke masjid menggunakan e-wallet (bca mobile, gopay, ovo, dana, link aja, dll).

QRIS perdana terkait masjid Al Ikhlas SMPN 12 ini bersifat infaq umum. Tidak dikhususkan untuk pembangunan saja, namun apapun yang berkaitan dengan masjid, seperti pengadaan sarana dan prasarana, kegiatan untuk memakmurkan masid, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, QRIS dikembangkan industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

Duo SONGJI Launcing KAPE OS Cabang Kacapiring

Dua Songji – sebuan alumni 91- Setyo Budi dan Andre sukses menggelar syukuran dibukanya KAPE OS di Jl. Kacapiring no. 07 Surabaya pada Minggu (2/2/2020). Tak kurang 200 pengunjung memenuhi cafe yang namanya diambil dari kata Omah Sri ini. Tak hanya alumni SMPN 12, pembukaan cafe juga dihadiri oleh teman-teman pemilik semasa SMA hingga kuliah.

KAPE OS yang baru dibuka ini merupakan cabang baru untuk daerah Surabaya dengan  mengedepankan cita rasa enak dengan harga terjangkau. Tersedia aneka kopi dari bermacam olahan dan minuman lain yang enak dengan harga terjangkau. 

“Untuk menu beratmya, KAPE OS menyediakan berbagai lauk pauk tradisional, seperti lodeh, sayur asem dan soup” Ujar Arief, alumni SMPN 12 yang berprofesi sebagai konsultan keuangan dan perpajakan.

Menurut Setyo Budi, salah satu pemilik, jam buka KAPE OS di cabang kacapiring sama dengan cabang Manyar Rejo yakni dari pukul 11 hingga 24 malam.  “Jam buka ini berbeda dengan Sidoarjo yang lebih pagi jam 10.00 dan tutup pukul 21.00 WIB.” Ujar suami Agustina ini yang sama-sama alumni SMPN 12.

Selain jam operasional berbeda, setiap cabang memiliki konsep dan nama yang berbeda pula. Omah Sri di Sidoarjo hadir dengan konsep makanan chinese food dan bebek kremes. Untuk Manyar konsep andalannya adalah minuman kopi kekinian dan beberapa variant olahan, aneka makanan berat ayam geprek, aneka masakan mie dan nasi goreng.

Budi mengaku memulai bisnis kuliner ini sejak 2015. Dimulai dengan modal  “kecil” namun berimpact besar, salah satunya bisa turut mewadahi interaksi dan bersilahturahmi antar alumni seperti saat pembukaan KAPE OS ini. Congrate and Rescpect!

(Toro)

Wissata Rolas 90 Bagikan Makanan Gratis di Pandaan

Wissata Rolas 90 kembali mengadakan kegiatan di Pandaan pada Sabtu, (25/1/2020). Kali ini acara yang terletak dekat exit tol Pandaan mengambil judul acara Warung Sedekah Makan Gratis Wissata Rolas ’90 Surabaya.

Sebagaimana judul, kegiatan tersebut bertujuan memberi manfaat untuk semua lapisan masyarakat dengan membagikan makan gratis untuk masyarakat dan pengendara di sekitar lokasi acara. Tak ayal banyak pengendara di sekitar lokasi terlihat kaget karena tidak biasanya ada pembagian makan gratis.

Menurut penuturan Taufiq, ketua pengajuan Wissata Rolas 90, meski acara sedikit terlambat mengingat lokasi yang cukup jauh dari Surabaya, namun tidak memengaruhi keseruan acara yang dihadiri 150 orang penerima manfaat makan gratis. “Secara umum acara berhasil berjalan dengan lancar dan sukses. Tidak sampai satu jam dibuka langsung ludes” Kata Taufiq 

Terdapat sekitar kurang lebih 15 orang anggota pengajian Wissata alumni rolas ’90 yang hadir ikut membantu kelancaran acara warung sedekah makan gratis di Kota Pandaan tersebut.

Wissata Rolas sendiri sebelumnya juga sudah mengadakan pengajian rutin dan pembagian takjil dan makan sahur gratis saat Bulan Ramadhan. Acara semacam itu berhasil dijalankan dengan istiqomah dan sudah berjalan selama 4 tahun ini. (toro).

Goweser Rholaz Turut Ramaikan 1St Anniversary Spedox

Penggiat sepeda alumni SMP N 12 Surabaya turut ramaikan gelaran peringatan ulang tahun pertama Spedox di Selat Madura,  pada Sabtu (25/1/2020) . Goweser Rholaz tersebut adalah Mbak Wiwing dari alumni 77, Toro 87, Fauzi, Moming 88, Vita, Utik, Olson, Prio 88, Totok 83, dan Catur 93. Tak hanya dari Rholaz, acara diatas Kapal Ferry Jokotole ini juga diikuti hampir seluruh perwakilan klub sepeda di Surabaya. 

Menurut Catur Tulis selaku Presiden Spedox bahwa ulang tahun pertama Spedox ini bertemakan “Explore Madura Island” dengan melakukan event bersepeda bersama sekaligus menikmati kuliner bersama diatas Kapal Ferry Jokotole di Selat Madura sambil menikmati pemandangan laut dengan memandang megahnya Jembatan Suramadu.

Kegiatan yang dilakukan pada acara tersebut sesuai dengan nama Spedox sendiri yang berarti “Sepedahan Golek Badokan”, badokan sendiri merupakan frasa khas Surabaya yang berarti makanan. Spedox sendiri berdiri pada akhir 2018 di Surabaya yang diinisiasi oleh para pesepeda dengan kesamaan kegemaran yaitu bersepeda sambil meng-explore kekayaan kuliner nusantara.

Acara ini dimulai dari rutinitas bersepeda dengan titik kumpul di depan Balai Kota Surabaya. Salah satu punggawa Spedox Erwin HP yang juga Dirut PT Dharma Lautan Utama ini mengatakan niatan membentuk klub bersepeda ini untuk berhimpun bersama menggali kekayaan kuliner dan rempah nusantara yang pada jaman dulu sempat merajai dan menjadi pujaan dunia.

“Spedox percaya bahwa kuliner nusantara mampu menjadi tuan di tanah sendiri dan mampu bersaing dengan kuliner impor yang saat ini semakin berusaha mengubah budaya bangsa,” ucap Catur.

Event ini, kata dia, diharapkan menambah keakraban seluruh goweser dan turut mempromosikan Kota Surabaya sebagai Kota yang ramah bagi pesepeda dan berharap Pemerintah Kota Surabaya kualitas jalur sepeda yang sudah ada diperbaiki agar semakin layak dan aman untuk dilalui sepeda. (Toro)

Pengajian Wissata Rolas 90 Hadirkan Ustadz Gemma Ilhamy

Surabaya- Rolas 90 kembali menggelar pengajian rutin pada Minggu (19/1/2020) di rumah Pak Beno. Acara ini mengundang ustadz Gemma Ilhamy M.Pd.I sebagai pengisi ceramah. 

Dalam pengajian yang dihadiri tak kurang 30 jamaah, Ustadz meneguhkan islam sebagai agama sempurna seperti yang sudah dijelaskan dalam kitab suci Alquran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Pengajian yang berada di area Manyar Surabaya berjalan cukup lancar meski sedikit adanya keterlambatan acara. Banyak peserta menyampaikan pertanyaan pada sesi tanya jawab. 

“Alhamdulillah temanya menarik sesuai kurikulum yang sudah kita buat dan peserta pengajian cukup antusias dalam mencatat hal-hal yang disampaikan pak ustadz.” Komentar Taufiq, salah satu panitia acara saat diwawancarai.

Diinformasikan sebelumnya. Rolas 90 memiliki program pengajian rutin bernama Wissata Rolas 90 yang merupakan akronim dari Wadah infaq sodaqoh silaturahim dan tausiyah alumni SMPN 12 tahun 90 Surabaya.

Menurut Taufiq, pengajian Wissata dibuat sebagai wadah infaq yang diadakan setiap bulan, tepatnya pada minggu ke-3. Sedangkan untuk lokasi pengajiannya bergantian di rumah anggota Rolas ’90. Sebagai peserta adalah keluarga besar baik suami, istri, anak-anak maupun orang tua alumni.

“Pengisi tauziyah kita tunjuk salah satu ustadz untuk mengisi kajian selama setahun penuh sesuai dengan kurikulum kajian islam yang sudah ditentukan selama setahun penuh” Tutur ayah dari dua anak tersebut. (Toro)

Tutus Eko, Alumni 90, Meninggal Dunia

Tahun baru duka baru bagi Alumni 90. Salah satu rekannya, Tutus Eko Rifison meninggal dunia pada Selasa, 7 Januari 2020 sekitar pukul 23.00 dan akan dimakamkan keesokan harinya pada 8 Januari 2020 di Keputih, Surabaya pukul 09.00.

Kabar duku diketahui pertama dari adik almarhum Tutus yang juga merupakan alumni SMPN 12 lulusan 96. Tak heran banyak alumni 96 yang turut hadir di rumah duka disamping dari alumni 90 sendiri.

Sejumlah pengurus turut juga hadir di rumah duka di kompleks Alam Gunung Anyar Surabaya (Belakang PolTek Pelayaran), diantaranya Dini Herawati, Heryajati, Agsan, Mbak Wiwink, dan Subantoro. Hadir pula rekan-rekan sesama alumni SMPN 12 seperti Maryono, Retha, Saiful, dan lain-lain.

Berbagai doa dilayangkan untuk almarhum salah satunya dari Marjuki, mantan guru legend SMPN 12.

“Selamat jalan Tutus, kamu orang baik. Baik dalam pergaulan sesama teman maupun dalam perbuatan, tak doakan smg semua amal ibadahmu diterima Allah swt dan husnul khotimah. Amiinn ya Allah amin.” Ucap guru yang juga merupakan penggagas IKARHOLAZ.

Alumni 85 Jadi Dalang Wayang Inklusi dalam Peringatan Hari Disabilitas International

Memperingati Hari Disabilitas International (HDI), Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya bersama Komunitas Mata Hati (KMH) mengadakan pagelaran wayang inklusi dengan judul Babad Alas Amarta (BAA) pada Sabtu, 14 Desember 2019 dengan dalang wayang Gandi Wicaksono, yang merupakan alumni SMPN 12 Surabaya angkatan 1985. Gandi sendiri sekaligus menjadi pendamping Komunitas Mata Hati. Pagelaran tersebut nantinya dimainkan oleh beberapa kawan tuna netra, tuna rungu, tuna daksa.

Pagelaran yang bertajuk Babad Alas Amarta (BAA) ini menggambarkan kesulitan-kesulitan yang dirasakan oleh para penyandang disabulitas dalam menghasilkan karya atau mendapatkan pandangan yang sama seperti orang normal. Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran sekaligus semangat kepada penonton yang hadir agar berjuang bersama-sama antara penyandang disabilitas dan orang normal.

“Babat alas sendiri bercerita tentang Pandawa yang dibuang ke hutan yang isinya raja jin. Dimana dia harus menaklukkan itu. Tujuan awal kan agar Pandawa mati tapi justru dari halangan itu mereka jadi survive dan berhasil menguasai.” Terang Titis, ketua acara saat ditanya maksud dari cerita pagelaran wayang yang dipertunjukkan.

Selain dimainkan oleh beberapa kaum disabilitas, pagelaran ini juga dimainkan oleh beberapa pemain non disabilitas dan down syndrom. Para disabilitas saat ini sudah bnyak menunjukkan karya, prestasi, mengenyam pendidikan seperti orang normal di beberapa perguruan tinggi, dan lainnya. Acara ini sudah diselenggarakan yang ke-4 kalinya dan diharapkan selalu diadakan setiap tahunnya. 

Pungut Asmoro, Wakil Rektor III bagian kemahasiswaan juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap potensi kaum disabilitas. Ia juga berharap UNIPA terus konsisten memberikan ruang kreasi bagi kaum disabiltas.

Selain dari Wakil Rektor, tanggapan juga disampaikan oleh penonton dan juga mahasiswa disabilitas yang turut hadir yang mendapatkan banyak pelajaran atas pagelaran ini. Hal ini sesuai dengan harapan terselenggaranya wayang inklusi agar menjadi ajang berbagi pengalaman antar kaum disabilitas sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa kaum disabilitas memiliki kemampuan dan hak yang sama dalam berkarya.

Acara ini digelar oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya bersama dan Komunitas disabilitas Mata Hati (KMH) yang didukung oleh GC3 Adi Buana, Pendidikan Khusus UNIPA, PPDI Surbaya, Pegadaian Surabaya, 100 FM Suara Suarbaya, 96 FM Mercury Surabaya, Metrotv, Indihome, dan Telkom Indonesia.

Selain Gandi Wicaksono, alumni SMPN 12 Surabaya yang turut serta dalam kegiatan adalah Josseph Abriyan dan Ani Damari. Sejumlah alumni dari berbagai angkatan juga tampak di tengah audience. Diantaranya adalah Dini Herawati, Agsan, Subantoro, Novi, dan Hartini.

Serunya Golden Age Reunion 50 Tahun Alumni SMPN 12 Surabaya

Alumni SMPN 12 Surabaya lulusan tahun 1985 mengadakan acara reuni dengan kesan yang berbeda. Alumni yang dikenal dengan Rholaz Forever 85 tersebut menggelar reuni yang bertajuk Golden Age Reunion, karena kegiatan tersebut sekaligus memeringati 50 tahun usia alumni.

Sebagai bentuk rasa syukur, anggota ikatan alumni Rholaz Forever 85 merayakan usia 50 tahun mereka diawali dengan berbagi ke 156 orang di Panti Griya Wedha yang berlokasi di Jambangan Surabaya. Sebanyak 65 berrkumpul di Minggu (10/12) untuk bertemu dan berbagi kebahagiaan dengan para penghuni Panti Griya Wedha.

Setelah selesai kegiatan sosial di Panti Griya Wedha, acara temu alumni dilanjutkan di Hotel Verwood, Jl. Dukuh Kupang Indah Surabaya. Sebagai puncak acara Golden Age, mereka bersuka ria selepas petang hingga pukul 21.30 malam. Acara berlangsung meriah dan para peserta sangat menikmati kegiatan tersebut dengan bernyanyi bersama, diselingi beberapa games yang menarik.

“Semoga ajang silahturahmi selanjutnya selalu terjalin, selalu diberi umur panjang sehingga silaturahmi selalu terjalin dan next semakin banyak berbagi dan ingin juga mengajak alumni yang lain untuk berbagi bersama-sama,” ujar Tony Prihantono, ketua panitia reuni Golden Age 50 tersebut.

Menurut keterangan dari ketua panitia yang kini bekerja di bagian distributor pemanas air Daalderop PT Perwirabhakti Sentra Sejahtera cabang Surabaya tersebut, banyak alumni yang hadir dari luar kota,. Seperti Jakarta, Solo, dan Bali. Mereka sengaja hadir karena ingin merasakan kebersamaan dan temu kangen dengan teman lamanya.

Tony sangat berharap tahun selanjutnya jangkauan peserta yang hadir bisa lebih luas sehingga acara akan semakin meriah.(*)

IKARHOLAZ Sukses Tuntaskan Rangkaian Acara 1st Anniversary

SURABAYA – Rangkaian acara hari ulang tahun IKARHOLAZ tuntas dilakukan Minggu (1/12/2019) lalu. Acara yang melibatkan alumni dari berbagai angkatan mulai tahun 1974 – 2017 sukses dilakukan.Kerja keras panitia selama bererbulan bulan terbayar sudah.

Rangkaian kegiatan ulang tahun IKARHOLAZ dimulai dengan tasyakuran tepat pada hari ikatan alumni tersebut di Atrium Maspion Square, senin (11/11). Lalu dilanjutkan dengan Garage Sale pada hari Minggu (17/11) di RM Agis Gayungsari, yang diadakan untuk mencari dana sumbangan bagi anak-anak yatim piatu SMPN 12 Surabaya dan merangkul lebih banyak alumni yang berpartisipasi dalam kemeriahan perayaan 1st Anniversary IKA Rholaz di tanggal 1 Desember 2019.

Sebagai acara puncak, peringatan ulang tahun pertama IKARHOLAZ yang bertajuk 1st Anniversary IKA Rholaz bertempat di Aula SMP 12 Surabaya. Pada hari itu diselenggarakan bazaar dan berbagai kegiatan menarik seperti fun wall climbing, fashion show, performance, paduan suara dan angklung dari siswa-siswi SMPN 12 Surabaya. Acara puncak tersebut dibuka dengan penampilan drumband dan Rholazmania dan penampilan line dance dari angkatan ‘89,live music dari ruang kaca, songji, dan songji junior juga turut meramaikan acara ini. Acara ini juga menghadirkan bintang tamu Memez Zenith. Di puncak kegiatan pereingatan ulang tahun tersebut juga dibagikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu kelas 7-9 dari SMPN 12 Surabaya.

Panitia dan segenap anggota IKA Rholaz berharap acara seperti ini akan terus diadakan dan jumlah alumni yang hadir akan semakin meningkat sehingga semakin menguatkan peerrsatuan dan persaudaraan sesama alumni. “Kita semua memiliki latar belakang yang sangat berbeda, baik dalam pekerjaan, keluarga, Angkatan dan seterusnya, namun demikian bukan berarti itu semua menghalangi niatan kita semua untuk bersatu karena kita semua adalah keluarga besar yang sudah berjanji untuk membesarkan organisasi ini menjadi organisasi yang bermanfaat,” kata ketua IKA Rholaz dalam sambutannya pada pembukaan acara 1st Anniversary IKARHOLAZ.