4 Oktober 2022

Tata Cara Pemilihan Ketua Umum IKARHOLAZ

 Tata Cara Pemilihan Ketua Umum IKARHOLAZ

  1. Pemilihan Ketua Umum  IKARHOLAZ dilakukan melalui 2 (dua) tahapan yakni: 
    • Tahap I (Pemilihan Secara Individu) :  Pemungutan suara dari semua alumni terverifikasi atau terundang melalui sarana online; dan
    • Tahap II (Pemilihan Secara Kolektif) :  Pemilihan  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  secara  offline  oleh  peserta  MUNAS dari unsur Anggota Aktif IKARHOLAZ yang diundang dan hadir dalam MUNAS dan menjadi perwakilan angkatannya. 
  1. Sesuai  Anggaran  Dasar  dan  Anggaran  Rumah  Tangga  IKARHOLAZ,  Peserta  MUNAS adalah : 
    1. Pengurus IKARHOLAZ (34 orang); 
    2. Dewan Pembina (7 orang); 
    3. Dewan Pakar (12 orang); 
    4. Utusan Korwil IKARHOLAZ; 
    5. Anggota  Aktif  IKARHOLAZ  yang  diundang  dan  hadir  dalam  MUNAS  II  diwakili 1  (satu) orang dari masing-masing angkatan; dan 
    6. Anggota Kehormatan IKARHOLAZ yang diundang dan hadir dalam MUNAS. 
  2. Setiap  Anggota IKARHOLAZ  memiliki  hak  pilih 1 (satu)  suara.  
  3. Perwakilan delegasi alumni memiliki hak pilih 1 (satu) suara; 
  4. Anggota Kehormatan tidak memiliki hak suara.

Syarat Calon Ketua Umum IKARHOLAZ

  1. Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  merupakan  anggota  IKARHOLAZ  yang  memenuhi  syarat umum sebagai berikut :
  • Memiliki budi pekerti yang luhur;
  • Mampu menjaga nama baik almamater dan IKARHOLAZ;
  • Tunduk dan patuh pada setiap peraturan dan ketentuan yang ditetapkan IKARHOLAZ;
  • Memiliki rasa tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi terhadap tugas-tugas yang diberikan demi terwujudnya tujuan IKARHOLAZ; dan
  • Tidak memiliki afiliasi dengan organisasi-organisasi yang telah dilarang oleh Pemerintah.
  1. Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  merupakan  anggota  IKARHOLAZ  yang  memenuhi  syarat khusus sebagai berikut
  • Memiliki ijazah atau merupakan lulusan dari SMPN 12 Surabaya;
  • Terdaftar  sebagai  anggota  IKARHOLAZ  dan  telah  terverifikasi  dalam  sistem  aplikasi keanggotaan IKARHOLAZ; 
  • Memiliki  Kartu  Tanda  Anggota  IKARHOLAZ  selambat-lambatnya  pada  saat  pelaksanaan MUNAS; 
  • Menyatakan  kesediaannya  untuk  diajukan  sebagai  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ; 
  • Diusulkan oleh  angkatannya atau angkatan lain dengan menyertakan surat  dukungan  dari angkatan yang mengusulkan; atau 
  • Diusulkan sekurang-kurangnya  25  (dua  puluh  lima)  orang  anggota  IKARHOLAZ yang telah terverifikasi dalam sistem aplikasi keanggotaan IKARHOLAZ; dan
  • Tidak sedang menjalani hukuman pidana.

Mekanisme Pengajuan Calon Ketua Umum IKARHOLAZ

  1. Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  mengajukan  surat  pencalonan  kepada  Panitia  Penyelenggara  dengan melengkapi dokumen berupa:
  • Fotocopy ijazah dari SMPN 12 Surabaya atau surat keterangan lulus;
  • Nomor Registrasi Anggota apabila belum memiliki KTA IKARHOLAZ;
  • Kartu Tanda Anggota IKARHOLAZ (KTA IKARHOLAZ) H-2 pelaksanaan Munas;
  • Bukti dukungan sebagai Calon Ketua Umum IKARHOLAZ; dan
  • Surat Pernyataan Kesiapan untuk memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus Calon Ketua Umum IKARHOLAZ.
  1. Panitia  Penyelenggara  akan melakukan  verifikasi  kepada  seluruh  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  dan  mengumumkan  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  yang  dinyatakan memenuhi syarat dan kelengkapan administrasi Calon Ketua Umum IKARHOLAZ;
  2. Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  yang  dinyatakan  memenuhi  syarat  berhak  untuk mengikuti proses Tahap I.

Syarat Pemilih Calon Ketua Umum IKARHOLAZ

  1. Anggota IKARHOLAZ yang telah berusia minimal 18 (delapan belas) tahun saat pemilihan; 
  2. Alumni  SMPN 12 Surabaya yang  telah  terverifikasi/telah  memiliki  Nomor  Registrasi  Anggota  (NRA)  IKARHOLAZ;
  3. Alumni SMPN 12 Surabaya yang belum tercatat sebagai anggota IKARHOLAZ diberikan waktu paling lambat tanggal 1 Februari 2022 untuk melakukan pencatatan dan memiliki hak pilih dalam Pemilihan Ketua Umum IKARHOLAZ. Teknis Pendaftaran Calon Ketua Umum.

Pelaksanaan Tahap I

  1. Panitia  Penyelenggara  mengumumkan persyaratan Calon Ketua Umum IKARHOLAZ dan jadwal pelaksanaan pemilihan Ketua Umum IKARHOLAZ;
  2. Panitia Penyelenggara mengumumkan Calon Ketua Umum IKARHOLAZ dan jadwal sosialisasi program kerja masing-masing Calon Ketua Umum IKARHOLAZ;
  3. Panitia Penyelenggara mengumumkan jumlah pemilih yang memiliki hak pilih atau terverifikasi sebagai anggota IKARHOLAZ dan mekanisme pemungutan suara;
  4. Panitia Penyelenggara melaksanakan  proses  pemungutan  suara  dengan  melibatkan sebesar- besarnya partisipasi anggota IKARHOLAZ; 
  5. Pemungutan  suara  dilakukan  melalui  media  aplikasi  online  yang  disiapkan  oleh  Panitia Penyelenggara dan dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu; 
  6. Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  berhak  untuk  melakukan  sosialisasi  program  kepada  calon  pemilih  dalam  kurun  waktu  tertentu  di  media-media  yang  disediakan oleh Panitia Penyelenggara; 
  7. Panitia  Penyelenggara  Pemilihan  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  menetapkan  waktu  pelaksanaan  Tahap  Pemilihan  kemudian  membuat  surat  pengumuman  terbuka  yang  dikirimkan  ke  media  komunikasi  IKARHOLAZ  seperti  website,  email,  media  sosial, whatsapp group dan media-media lainnya; 
  8. Form  pendaftaran  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  sekurang-kurangnya  memuat foto, biodata, Visi, Misi, dan program kerja; 
  9. Panitia  Penyelenggara  (Seksi  Penjaringan  Calon  Ketua  Umum)  bekerja  sama  dengan  Pengurus  IKARHOLAZ  bidang  Keanggotaan  dan  Database  menyerahkan  daftar  alumni  terverifikasi  secara  berkala  kepada  panitia  pemungutan suara Tahap I; 
  10. Panitia  Penyelenggara  (Seksi  Penjaringan  Calon  Ketua  Umum)  mengumumkan  secara  terbuka  dan  berkala  Daftar  Pemilih  Tetap  (DPT)  peserta  pemungutan  suara  Tahap Pemilihan   melalui  media  komunikasi  IKARHOLAZ  seperti  website,  email,  media sosial, dan lainnya; 
  11. Sosialisasi Pemilihan Ketua Umum IKARHOLAZ dilaksanakan  selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum waktu pelaksanaan Tahap Pemilihan; 
  12. Setiap  Calon  Ketua  Umum  berhak  mengutus  maksimal 2 (dua) orang  saksi  untuk  memantau  secara langsung proses pemungutan suara melalui panel yang disediakan.

Pelaksanaan Tahap II

  1. Pelaksanaan  Pemilihan  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  Tahap II (Pemilihan Kolektif) dilakukan  oleh  Peserta MUNAS sebagai pemegang kekuasaan tertinggi IKARHOLAZ; 
  2. Pemilihan  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  diikuti  oleh  seluruh  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ; 
  3. Pemilihan Calon Ketua Umum IKARHOLAZ dalam MUNAS dilakukan dengan pemungutan suara oleh perwakilan delegasi alumni;
  4. Perwakilan delegasi alumni memiliki 1 (satu) suara mewakili angkatannya.

Ketua Umum IKARHOLAZ Terpilih

  1. Calon Ketua Umum IKARHOLAZ yang memperoleh suara terbanyak dalam Tahap pemilihan; 
  2. Calon Ketua  Umum IKARHOLAZ yang memperoleh suara terbanyak, ditetapkan sebagai Ketua Umum IKARHOLAZ terpilih.

Ketentuan Emergency

  1. Apabila  hanya  ada 1 (satu) Calon Ketua Umum IKARHOLAZ yang memenuhi syarat sebagai Calon Ketua Umum IKARHOLAZ maka penetapan Ketua Umum IKARHOLAZ akan dilakukan secara aklamasi;
  2. Dalam hal tidak  ada  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  yang  memenuhi  syarat  sebagai  Calon  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  maka  Pemilihan  Ketua  Umum IKARHOLAZ  akan  dilakukan  dengan  musyawarah  untuk  mencapai kesepakatan oleh seluruh peserta MUNAS;
  3. Tata  cara  Pemilihan  Ketua  Umum  IKARHOLAZ  dalam  MUNAS  II  mengikuti  ketentuan  yang  disepakati  oleh  peserta  dalam  MUNAS  II  dengan  mengacu  kepada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKARHOLAZ.