Munas Perdana Alumni SMPN 12 Surabaya Kukuhkan Arry Pribawanto Sebagai Ketua IKA Rholaz 2018-2021

Alumni SMPN 12 Surabaya sukses menggelar musyawarah nasional (munas) pertama. Acara yang berlangsung di Ballroom Crystal Hotel Garden Pallace Surabaya, Minggu (11/11/2018) ini sekaligus menjadi penanda lahirnya IKA SMPN 12.

Ketua panitia munas Concon menjelaskan terbentuknya IKA ini merupakan keinginan dari para alumni SMPN 12 dan penggagas dari guru. “Jadi Ikatan alumni ini adalah representasi keinginan dari seluruh alumni dan penggagasnya Drs. Marjuki,” ujar alumni angkatan 1981 ini saat di sela-sela acara, Minggu (11/11) malam.

Dewan pembina IKA sekaligus inisiator IKA SMPN 12, Drs. Marjuki menerangkan, proses pembentukan IKA ini telah melalui proses yang panjang hingga memakan waktu 12 tahun. Namun akhirnya baru terbentuk pada tahun ini.

Salah satu alasannya membentuk IKA ini karena menurutnya alumni SMPN 12 telah banyak yang berkontribusi untuk negara dan sekaligus untuk menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh alumni. “Alumni 12 itu banyak yang sukses, ada Ari Lasso sebagai artis, ada Yoyok Padi, ada presenter, ada atlet, juga ada jenderalnya, profesornya dan lain-lain,” ujar Marjuki.

Marjuki mengaku terharu setelah terselenggaranya acara munas ini, karena menurutnya panitia telah berjuang keras untuk mewujudkan IKA SMPN 12 ini. “Makanya saya terima kasih banget dukungan anak didik saya dan nggak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya seraya menitikkan air mata.

Acara munas ini juga menetapkan logo dan tagline IKA Rholaz hasil sayembara yang berlangsung selama 3 minggu dengan peserta khusus alumni SMPN 12 dari berbagai angkatan.Karya Prasetyo Pitranggoro, alumni 1991, dipilih tim Juri sebagai pemenang setelah menyisihkan 30 logo yang dikirim ke panitia.

Tim juri yang berasal dari pihak sekolah, profesional, dan panitia memberi nilai tinggi pada karya dengan nuansa segitiga paduan warna regal red dan walnut lebih karena filosofi yang terkandung di dalamnya.

“Angka 12 yang terbentuk dari dua belas segitiga yang menyatu, merupakan representasi niat tulus suci dari ikatan alumni SMPN 12 Surabaya untuk kembali berkumpul dan bersaudara.” Ujar Prasetyo.

Lazimnya pembahasan AD ART, jalannya sidang perumusan pasal demi pasal juga diwarnai perdebatan yang cukup alot. Beberapa kali sidang harus diskors hingga waktu yang ditetapkan berakhir dan Munas ditutup oleh sidang yang dipimpin oleh Presidium.

Selanjutnya Presidium memutuskan untuk menunda perumusan dan penetapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dengan membentuk Tim Formatur yang nantinya akan bekerjasama dengan Ketua IKA Rholaz terpilih.

Akhir acara, sebagai gol dari munas adalah pemilihan ketua IKA alumni yang nantinya akan mengemban amanat untuk menjadi ketua selama 3 tahun masa jabatan. Pemilihan Ketua dilaksanakan dengan sistem voting secara online sejak tanggal 28 Oktober lalu dengan jumlah pemilih mencapai 1.111 orang.

Deretan angka ini tak sekedar cantik, tapi juga memiliki makna istimewa bagi alumni, karena bertepatan dengan tanggal pelaksanaan MUNAS, dan tanggal berdirinya SMPN 12, yakni 11 November 1974.

Dalam pelaksanaan voting yang digelar selama 2 minggu, Ari Pribawanto mampu meraup 404 suara. Mengungguli RMH Prasiddha 361 suara dan Besar Nilamadi 346 suara.

Ari Pribawanto mengaku bangga terpilih menjadi ketua pertama dan ingin memajukan SMPN 12 Surabaya.

“Saya bangga bisa menjadi bagian dari sejarah pertama kali dibentuk IKA Rolaz dan saya menjadi ketua pertama,” jelas pria yang akrab disapa Ari Bogeng ini.
Dalam waktu dekat dirinya menginginkan IKA SMPN 12 menjadi wadah para alumni untuk bisa memberikan suport kepada siswa SMPN 12.

“Saya dan teman-teman alumni ingin memajukan kualitas pendidikan intinya adik-adik SMPN 12,” jelas alumni lulusan tahun 1985 ini.

Selain delegasi dari berbagai angkatan, acara juga dihadiri sejumlah tokoh penting diantaranya Dra Libiah Mufidah, Mpd, selaku kepala sekolah SMPN 12, Fadiludin dan Djoko Waluyo, purna tugas SMPN 12 serta Zaenal, Direktur PENS yang merupakan alumni 1982.

Puncak acara sekaligus penutup seluruh rangkaian diadakan malam selebrasi sebagai syukuran atas terpilihnya ketua umum. Tidak kurang 200 alumni dari berbagai lintas angkatan hadir memenuhi ruangan dengan hiburan band dari alumni sendiri.