21 Mei 2022
Berita Kegiatan

Ramadhan Seneng Bareng-Bareng Ala NGOPI (97)

Surabaya – Komunitas alumni SMP Negeri 12 Surabaya Angkatan ’97 yang menjuluki angkatannya dengan sebutan soNGO PItu (NGOPI) tak ingin melewatkan keberkahan Ramadhan 1443 H berlalu begitu saja. Walaupun tercetus spontan dan dadakan di awal Ramadhan, beberapa perwakilan kelas Ngopi segera bergerak merembug kegiatan mengisi Ramadhan kali ini. Tema yang diangkat adalah “SAMBANG DULUR, SAMBANG GURU RA PATEN OBOR”— bersilaturahim ke saudara dan guru agar tidak kehilangan kontak, red.— dengan tagline Ramadhan Seneng Bareng Bareng.  Acara perdana ini hampir seluruhnya berjalan dengan spontanitas dan koordinasi cepat via whatsapp grup, mengingat angkatan Ngopi memang baru beberapa tahun terakhir terkoneksi kembali. 

Ada tiga kegiatan yang dihelat sepanjang Ramadhan kali ini yaitu, Kajian Ramadhan via daring bersama Ustad Aiek, ustad muda member Ngopi. Kemudian disusul pengumpulan donasi untuk baksos dan pendistribusian. Baksos ini baik untuk internal kawan-kawan Ngopi maupun untuk didistribusikan ke almamater SMP Negeri 12 Surabaya.

Dua kajian Ramadhan yang diberi nama Ngangsu Kaweruh Ramadhan Ngopi ini diselenggarakan Jum’at minggu pertama dan kedua Ramadhan (8/04/22 dan 15/04/22). Topik yang dibahas adalah Ramadhan Produktif dan Mengapa Kita Harus Jadi Orang Baik.

Kemudian disusul pengumpulan donasi yang semua infonya hanya disampaikan via whatsapp grup.

Mengingat ini adalah acara perdana Angkatan Ngopi dan dilakukan via koordinasi secara daring, wajar terjadi jika respon dan tanggapan anggota whatsapp grup Ngopi hampir seluruhnya seragam yaitu pasif. Tapi hal itu tidak membuat panitia kecil kegiatan ini patah semangat.  “Awalnya kita nggak terlalu optimis dengan pengumpulan dana ini,  karena 15 hari pertama pertumbuhannya sangat lambat. Tapi justru 5 hari terakhir menjelang ditutup melonjak luar biasa. Dalam 2-3 hari melonjak drastis. Alhamdulillah terkumpul dua digit.” papar Jovi, ketua panitia menceritakan proses collecting donasi di angkatannya.

“Awalnya posting di grup sepi ndak ada respon, sepii.. pii.. blaass. Tapi besoknya  ada yang japri ke aku kirim bukti transaksi. MasyaaAllah (grup e) iki sepi (respon) tapi diwoco, yo wes Alhamdulillah.” sahut Yossi, salah satu panitia menambahkan. Hal ini menjadi bukti bahwa jika whatsapp grup sepi respond bukan berarti tidak bisa bergerak bersama menebar manfaat.

Dari dana donasi yang terkumpul, panitia mulai bergerak membelanjakan kebutuhan di hari Sabtu (23/04/22). Minggu (24/04/22) 18 paket Lebaran dan sejumlah uang tunai telah siap didistribusikan untuk 18 alumni Ngopi baik di dalam dan di luar kota. Bukan sesuatu yang mudah bagi panitia mendistribusikan kedelapan belas paket ini, karena harus mencari-cari alamat yang bersangkutan. Hal ini wajar terjadi karena angkatan Ngopi memang sedang mengumpulkan kembali data-data internal angkatan yang sudah lama tidak terhubung. Sehingga event perdana ini digunakan juga sebagai upaya untuk nglumpukke balung pisah, ujar salah satu panitia.

Kegiatan Ramadhan 1443 H ala Ngopi ini diakhiri dengan Sambang Guru Sabang Sekolah berupa penyerahan bantuan untuk masjid almamater SMP Negeri 12 Surabaya—Masjid Al Ikhlas—pada Selasa (26/04/22) yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah Dra. Elly Pudjiastuti M.Pd didampingi beberapa guru dan pengurus masjid. Walaupun direncanakan dan dikerjakan secara dadakan dan spontanitas, alhamdulillah event perdana angkatan Ngopi ini berjalan lancar. “Harapannya ke depan semoga kegiatan ini dapat istiqomah berjalan dan menjadi kegiatan rutin di bulan suci Ramadhan serta semakin banyak lagi yang merasakan manfaat dari kegiatan ini.” tutup Jovi mengakhiri perbincangan.