Gass Poll dan Anti Mainstream, IKA DUBES 92 Bagi Takjil di Stasiun Gubeng

Di Indonesia, 10 hari terakhir Ramadhan umumnya kualitas ibadah mulai kendor. Banyaknya promo diskon Mall belanja, fokus pulang kampung, hingga banjirnya undangan bukber sering menjadi penyebab kondisi ini. Tapi kondisi futur semacam ini tidak menjangkit IKA DUBES 92. Malah rem blong gas poll.

Ya, IKA DUBES 92, sebutan Ikatan alumni 92 SMPN 12 ini semakin gencar beribadah sosial, bahkan sampai beberapa hari jelang lebaran, tepatnya hari Minggu sore (2/6/3019). Lokasinya di 2 titik bersamaan. Titik 1 di SPBU Ngagel, titik ke-2 di Stasiun Gubeng.

Dipilihnya lokasi stasiun bukannya tanpa alasan. Menurut Prita Indradewi, takjil di masjid sudah lebih-lebih jumlahnya, sementara yang di stasiun belum pernah tersentuh. “Di stasiun kebanyakan status ekonominya pas-pasan, dan calon penumpung, terutama yang puasa, kemungkinan belum sempat menyiapkan takjil karena takut ditinggal kereta.” Dalihnya.

Dalam kegiatan di dua tempat tersebut, total takjil yang dibagikan berjumlah 1.140 pax, masing-masing berisi Mini Burger, ketan pica, kurma, dan air mineral. Seluruhnya dihimpun dari 30 orang donatur alumni 92.

Selain lokasi yang anti mainstream, persiapan kegiatan ini juga terbilang unik. Tidak ada persiapan khusus, semuanya spontan, dari info pengumpulan dana di WAG IKA Dubes pada Jumat (31/6/2019) pukul 16.00 dan ditutup mendadak pada Sabtu pagi pukul 08.00 karena jumlah takjil yang sudah mencapai target.

“Tanpa persiapan namun bisa menjadikan kegiatan yang penuh persaudaraan dan keakraban. Rukun guyub sak mblenger e” Kata Prita.

Hadir dalam kegiatan tersebut di titik Stasiun Gubeng adalah Ambar 3E, John Kris 3L, Poppy 3N, Aliadi 3H, Wida 3G, Hatif 3E, Prita 3N, Kunto ’95, dan Azka. Sedangkan di titik SPBU Ngagel adalah Haribri 3G (Koordinator), Icak 3K, Fasich 3D, Hera 3C, Diah 3i, Amalia 3i, Ratna 3A, Maryono, Nanda ’98, dan Ipung/’98. [ncl]

Foto Kegiatan