gowes

Ramaikan Hari Pahlawan, Doeloer Rholaz 86 Gowes Bareng

Dalam Rangka ikut meramaikan semangat pahlawan 45 arek Suroboyo, alumni 86 mengadakan acara Gowes bersama pada Minggu (15/11/2020) dengan Taman Bungkul sebagai titik kumpul.

Acara gowes yang dimulai pukul 06.00 menempuh jarak yang cukup lumayan jauh. Dimulai dari Taman Bungkul, lanjut ke sekolah SMPN 12 Surabaya, kebon binatang Surabaya (KBS), dan berakhir di Gelora Pancasila.

Dari itenerary yang diterima redaksi, 2 Spot dipakai untuk selfi, yakni sekolah dan kebun binatang. Di Gelora Pancasila yang merupakan lokasi akhir Doeloer Rholaz 86, sebutan alumni 86, berhenti untuk makan siang di warung Warung Pecel Bu Pri, warung sejuta umat Rholazer.

Menurut Cak Freddy, seluruh peserta menerapkan standar protokol covid. “Acara ini on de spot dengan menerapkan protokol kesehatan secara mandiri yakni masker dan Hand Sanitizer”. Ujar pria berdarah Ambon manise ini.

Goweser Rholaz Turut Ramaikan 1St Anniversary Spedox

Penggiat sepeda alumni SMP N 12 Surabaya turut ramaikan gelaran peringatan ulang tahun pertama Spedox di Selat Madura,  pada Sabtu (25/1/2020) . Goweser Rholaz tersebut adalah Mbak Wiwing dari alumni 77, Toro 87, Fauzi, Moming 88, Vita, Utik, Olson, Prio 88, Totok 83, dan Catur 93. Tak hanya dari Rholaz, acara diatas Kapal Ferry Jokotole ini juga diikuti hampir seluruh perwakilan klub sepeda di Surabaya. 

Menurut Catur Tulis selaku Presiden Spedox bahwa ulang tahun pertama Spedox ini bertemakan “Explore Madura Island” dengan melakukan event bersepeda bersama sekaligus menikmati kuliner bersama diatas Kapal Ferry Jokotole di Selat Madura sambil menikmati pemandangan laut dengan memandang megahnya Jembatan Suramadu.

Kegiatan yang dilakukan pada acara tersebut sesuai dengan nama Spedox sendiri yang berarti “Sepedahan Golek Badokan”, badokan sendiri merupakan frasa khas Surabaya yang berarti makanan. Spedox sendiri berdiri pada akhir 2018 di Surabaya yang diinisiasi oleh para pesepeda dengan kesamaan kegemaran yaitu bersepeda sambil meng-explore kekayaan kuliner nusantara.

Acara ini dimulai dari rutinitas bersepeda dengan titik kumpul di depan Balai Kota Surabaya. Salah satu punggawa Spedox Erwin HP yang juga Dirut PT Dharma Lautan Utama ini mengatakan niatan membentuk klub bersepeda ini untuk berhimpun bersama menggali kekayaan kuliner dan rempah nusantara yang pada jaman dulu sempat merajai dan menjadi pujaan dunia.

“Spedox percaya bahwa kuliner nusantara mampu menjadi tuan di tanah sendiri dan mampu bersaing dengan kuliner impor yang saat ini semakin berusaha mengubah budaya bangsa,” ucap Catur.

Event ini, kata dia, diharapkan menambah keakraban seluruh goweser dan turut mempromosikan Kota Surabaya sebagai Kota yang ramah bagi pesepeda dan berharap Pemerintah Kota Surabaya kualitas jalur sepeda yang sudah ada diperbaiki agar semakin layak dan aman untuk dilalui sepeda. (Toro)