Foto

IKARHOLAZ Bicara Komunitas di Mercury FM

Sby,MercuryFM – IKARHOLAZ, komunitas yang satu ini, adalah Ikatan Alumni SMP Negeri 12 Surabaya. Yang hadir di studio 96FM Mercury, Kamis (05/11/20) ini bersama Aldy & Yoseph, ada teman-teman dari Ikarholaz, mas Moh.Imadudin(Bid Sosial & Pengabdian Masyarakat), mas Novi Setiyarso (Sub.Bid Keanggotaan & Database), mbak Hartini Tince (Sub.Bid Delegasi Alumni) & mbak Prita Indardewi(Bid Pengembangan Potensi Anggota & Kewirausahaan).00:0300:47

Kepada Aldy & Yoseph, mas Novi mengatakan, ditahun-tahun pertama keberadaan Ikarholaz, jumlah keanggotaan yang berhasil terdata sekitar kurang dari dua ribu orang. “Agenda kegiatan terdekat dari Ikarholaz, akan ada second anniversary, dimana nantinya mengumpulkan alumni dari angkatan 1974 sampai 2014,” terang Novi Setiyarso. Apa lagi kegiatan dan keseruan diantara alumni Ikarholaz ini, Aldy & Yoseph mengulasnya untuk anda, hanya di Rumah Komunitas Surabaya.

Sumber berita: https://mercuryfm.id/2020/11/10/komunitas-ikatan-alumni-smp-negeri-12-surabaya-ikarholaz/

Long Weekend, Songji Gowes Guyup di Jogja

Memanfaatkan masa long weekend Oktober, sejumlah alumni 91 ke Jogja pada Jumat (30/10/2020). Seluruh alumni berangkat menggunakan mobil pribadi. Di Jogja, Songji, julukan alumni 91 mengunjungi beberapa spot menarik seperti Kaliurang, Malioboro, dan Kraton Jogja. Seluruhnya ditempuh menggunakan sepeda.

Selain untuk silaturahmi, kedatangan Songji di kota budaya juga bermaksud untuk meramaikan cafe Cancane yang mana salah satu ownernya adalah alumni 91, yakni: Danya, Indrianto, dan Didit.

Menurut Dwi Budi, tujuan acara ini sebagai ajang silaturahmi antar alumni 91 sendiri. “Namanya juga koncoan, suasananya penuh guyup, rukun, seneng-seneng tok, mangan-mangan tok,” Jawab Dwi Budi saat ditanya mengenai kesan acara.

Diantara seluruh angkatan di SMPN 12 Surabaya, alumni 91 memang dikenal sering berkegiatan bersama. Terakhir di Batu minggu sebelumnya, dan di beberapa kota di Jawa Timur. (Toro)

Alumni 74 Dolen Bareng Solo Jogya

Mempererat keakraban, alumni SMPN 12 tahun lulus 1974 melakukan kunjungan ke Solo dan Jogja. Kegiatan tahunan yang berlangsung dari Senin (11/11/2019) hingga Rabu (13/11/2019) ini diikuti 43 alumni yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Bandung, Jakarta, hingga Banjarmasin. Dalam perjalanannya, peserta mampir ke toko batik Galuh Kencono milik keluarga Aniek (alumni 74) di Solo. Di Jogja, rombongan berkunjung ke air terjun Srigethuk, Gunung Kidul.

Kegiatan rutin yang sudah berjalan di tahun ke-5 berlangsung lancar. Di Solo, rombongan menginap di hotel Paragon, yang mana salah satu alumni 74 turut menjadi pemilik saham hotel tersebut. Seluruh akomodasi ditanggung hotel. Kabarnya, alumni 74 telah menjadi Brand Ambassador Paragon Hotel Solo selama 2 tahun. (Toro)

Umi Ika Rayakan Ulang Tahun ke-56 Bersama Alumni Lintas Angkatan

Umi Ika merayakan ulang tahunnya ke-56 pada Selasa (12/11/2019) dengan dihadiri alumni lintas angkatan, dari alumni 74 hingga 94. Perayaan hari lahir ini sekaligus menjadi pengenalan menu baru dari warung miliknya yang bernama Warung Oemik Ika di Jl.Raya Jati No.23 Sidoarjo.

Dalam acara tersebut Umi Ika menyajikan aneka makanan khas nusantara, yang pada dasarnya merupakan sajian resto Warung Apung Ganjarane Hidayah yang juga merupakan restoran miliknya. Diantara menu-menu yang disajikan yaitu mie goreng, oseng-oseng lidah, kare ayam, rawon, buntut, bakso, sate kambing, dimsum, bebek lombok ijo, bakwan, salad buah dan sayur, dawet, bubur madura.

“Sukses itu dikejar dengan kerja keras dan perbanyak shodaqoh” Kata Umi Ika saat diminta memberikan tips suksesnya. Ia menambahkan bahwa jika ingin sukses jangan lupa untuk tahu tujuan kita, sehingga setiap bangun tidur kita tahu apa yang harus dilakukan.

Layaknya seperti perayaan ulang tahun lainnya, Umi Ika juga mendapatkan aneka kado dari pengunjung seperti lukisan wajah Umi Ika terkini dan jaman waktu muda yang sengaja dipesan dari Solo dan terbuat dari grajah serta serbuk2 kayu.

Seluruh alumni yg hadir dipersilakan membubuhkan tanda tangan di belakang lukisan. Acara tersebut dipandu oleh Yos Sidarta (alumni 77) yang berhasil menjadikan acara bertambah semarak. Acara juga dihibur oleh elekton dan prosesi tiup lilin diiringi lagu Selamat Ulang tahunnya Jamrud.

Umi Ika yang bernama asli Ika Listiarini Rahayuningtyas ini merupakan alumni SMP 12 Surabaya lulusan 1977. Secara kebetulan ulang tahunnya hanya selisih 1 hari dari ulang tahun IKARHOLAZ.

150-an Alumni Lintas Angkatan Rayakan Setahun Berdirinya IKARHOLAZ

Tak kurang dari 150 alumni menghadiri perayaan 1 tahun berdirinya IKARHOLAZ di Atrium Maspion Square pada Senin (11/11/2019) petang. Para alumni yang berasal dari berbagai angkatan SMPN 12 Surabaya tampak antusias dengan jalannya acara bertajuk “Syukuran dan Temu Kangen Alumni SMPN 12.

Prita Indradewi, selaku koordinator acara mengungkap alasan diadakan acara ini. “Simbolis rasa syukur bahwasanya tanggal 11 November adalah hari lahirnya IKARHOLAZ”.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Rahmawati dan Varia Mei (keduanya alumni 93, red) yang didaulat menjadi MC cukup cakap dalam memandu acara, termasuk saat seremoni pemotongan tumpeng.

Mengiringi syukuran, acara juga dimeriahkan oleh penampilan fashion show busana hasil desain Lia Siregar (alumni 96), serta aksi line dance yang dilakukan spontan dari berbagai angkatan .

450 Alumni Berkumpul dalam Buka Puasa Bersama Lintas Angkatan di Hotel Majapahit

Suasana kemesraan dan kemeriahan alumni terjalin dalam buka puasa bersama lintas angkatan alumni SMPN 12 Surabaya. Tak kurang dari 450 alumni berkumpul pada Minggu sore (26/6/2019) di taman utara hotel Majapahit

Dalam buka puasa bersama berkonsep garden party di tengah bangunan heritage Surabaya dimeriahkan dengan gelaran Bazar para alumni bersama aneka jualannya. Variasi jualan mulai dari makanan seperti kue kering, kurma, camilan, baju lebaran, hingga jasa.

Sambutan Eddin Fittria, ketua panitia mengawali acara utama pukul 4 sore. Kolektor topi Fedora ini menyampaikan progress pelaksanaan rangkaian acara Gebyar IKARHOLAZ Berbagi Ramadhan 1440 H. Menurut pegawai Kementrian Kelautan tersebut, acara Gebyar IKARHOLAZ berbagi menyentuh berbagai aspek penerima manfaat. Mulai dari guru, masyarakat, anak yatim dan dhuafa, disabilitas, siswa, hingga ke alumni sendiri.

Sedangkan Arry Bogenk, dalam sambutannya mengapresiasi kerja panitia atas keberhasilan penyelenggaraan acara demi acara dalam bulan Ramadhan. Selanjutnya, Ketua Umum IKARHOLAZ periode perdana ini mengharap adanya kesabaran dan selalu berpikir positif atas program kerja pengurus. Arry berharap agar terus menjaga kerukunan dan selalu mengikuti aturan dan koridor yang ada, karena sudah menjadi amanah hasil MUNAS agar setiap kegiatan melalui IKARHOLAZ sebagai wadah resmi alumni.

Inti acara diisi ceramah agama oleh dr H Agus Ali Fauzi, PGD, Pall Med (ECU). Ustad yang terkenal dengan gaya bertuturnya yang lugas, ceplas-ceplos dan kadang ‘anti mainstream’ ini memotivasi alumni selama 40 menit.

Usai ceramah oleh dokter yang sudah 23 tahun menangani penyakit kronis ini, acara berlanjut ke seremoni penyerahan donasi kepada 3 orang mantan guru dan guru pembina Ikarholaz, hingga adzan berkumandang tanda dimulainya sesi buka bersama.

Sembari menikmati santapan buka puasa, peserta kegiatan dihibur dengan performance dari komunitas disabilitas Mata Hati. []

Foto Kegiatan

Foto : Hernowo

Mengintip Keseruan Nobar The Jack di Bioskop Cito

Nonton bareng film The Jack yang diadakan KORBS IKARHOLAZ di bioskop CITOS pada Sabtu (18/5/2019) menuai sukses. Tak kurang 20 alumni SMPN 12 Surabaya memadati hall studio.

Banyaknya peminat nonton bareng ini tak lain karena salah satu artis di film garapan sineas Indonesia M. Ainun Ridho adalah alumni SMPN 12 lulusan 2009. Arief Wibhisono nama alumni tersebut. Lewat film yang ditulis Haikal Damara, Arief menjadi tokoh utama film.

Tak ayal, usai nobar, banyak alumni numpang foto bareng artis. Bagaimana serunya. Yuk lihat foto-foto berikut.

IKA Rolaz 88 Santuni 104 Anak Yatim

Di bulan Ramadhan ini IKA Rolaz 88 gencar melakukan kegiatan kemanusiaan. Jeda dua hari setelah pembagian nasi bungkus di kawasan Rungkut, mereka mengadakan acara “Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan Bersama Anak Yatim” di Atrium Grand City Mall Surabaya, Minggu (12/5/2019) lalu.

Sebanyak 104 anak yatim yang berasal dari beberapa Panti Asuhan dari Surabaya dan Sidoarjo hadir untuk menerima santunan dalam acara tersebut. Panti asuhan tersebut adalah, Yayasan Permata Insani (21 anak), Yayasan Hidayatullah (23 anak), Komunitas Yatim siti Sanusiyah (24 anak), dan Yayasan Amanah (24 anak).

Angka tersebut melebihi target dari yang ditetapkan sehingga rona kebahagian terpancar dari Herry Agus, ketua kegiatan tersebut. “Alhamdulillah. Acara berjalan sesuai target pencapaian dari jumlah anak yatim. Kan kita targetkan yaitu 100 orang, bisa tercapai targetnya, juga dari segi pendanaan Alhamdulillah kita bisa realisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Erwin Kristanto, ketua terpilih IKA Rolaz 88 hasil voting, merasakan dampak positif atas kegiatan tersebut. Ikatan alumni yang belum genap sebulan dibentuk tidak hanya membawa manfaat bagi alumni saja, tapi juga masyarakat umum.

“Ada harapan dari kita, kegiatan ini bawa pengaruh positif terhadap angkatan 88, kemudian ada pengaruh positif juga di luar angkatan, jadi misalkan seperti guru-guru honorer sama masyarakat sekitar, sama seperti yang kita saksikan sekarang, anak-anak yatim piatu,” ujar penghobi fotografi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengundang jajaran Pengurus Pusat IKARHOLAZ. Diantaranya yang hadir adalah Iwan Purna, Eddin, Dini Herawati, Nuggie, Agus Santoso, Palvi, Heddi Okdwi, Herjati, dan Subantoro.

Acara juga dimeriahkan oleh pentas seni anak-anak Sekolah Dasar, anak-anak yatim serta rekan-rekan alumni angkatan ‘88, dan dipungkasi kultum oleh Ustad Ahmad Mudakir dari Manajemen Grandcity.

Foto kegiatan

Reporter : Novi C Lanang
Editor : Lusi Wardani
Fotografer : Subantoro

IKARHOLAZ Santuni Anak Yatim, Disabilitas, dan Keluarga Almarhum/mah Alumni SMPN 12

Para alumni SMPN 12 Surabaya yang tergabung dalam Ikarholaz mengadakan serangkaian kegiatan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas melalui ‘Gebyar Ikarholaz Berbagi’ di Atrium Grand City Mall Surabaya, Sabtu (11/5/2019) lalu. Sekitar 70 anak yatim piatu dari yayasan Al-Musthofa. Waru, Sidoarjo asuhan Putut (alumni Rholaz 80), yayasan Cahaya Insani Gubeng, asuhan Zaenal (alumni Rholaz 88), dan penyandang disabilitas Mata Hati bimbingan Gandi (alumni Rholaz 85) diundang dalam kegiatan tersebut.

Memaknai Ramadhan Kareem, lantunan tahfidz Al-Quran dari anak penyandang disabilitas komunitas Matahati tampil membuka acara. Semangat dari anak penyandang disabilitas dalam melantunkan ayat Al-Quran tidak kalah dengan anak- anak normal pada umumnya. Heri, anak tuna netra berusia 10 tahun yang telah menghafal 18 Juz didapuk ke atas panggung untuk melantunkan ayat Al Quran bersama Syifa (7) yang menderita tuli, dan Syauqi (9) yang mengalami Down Syndrome.

Gandi Wicaksono (alumni 85) menemani Heri (10) dan Syifa (7), pengidap tuli, serta Syauqi (9) down Syndrome melantunkan ayat suci Al-Quran diatas panggung Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Usai melantunkan ayat suci, acara dilanjutkan dengan suguhan musik dari Alfian Andika, Antro UA, Prana Carenza Bagaskara, Aswar Fadhlakal Ghofuru, dan Basi. Keempatnya tuna netra dan tergabung dalam kelompok pemusik di NGAJI BRAILLE.

Basir (gitar), Prana Carenza Bagaskara (gitar), Aswar Fadhlakal Ghofuru (gitar), dan Alfian Andika (perkusi), menyumbangkan beberapa tembang lagu dalam acara Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Selain sajian musik dari anak-anak disabilitas, pengunjung, terutama anak-anak yang diundang dalam kegiatan itu juga dihibur dengan dongeng boneka yang disajikan dengan menarik oleh kak Han dan dilanjutkan dengan acara penyerahan paket donasi untuk anak-anak yatim dan disabilitas, serta anggota keluarga Almarhum/mah alumni SMPN 12.

Eddin Fithri Wasi’an selaku Ketua Panitia mengaku cukup puas dengan acara ini karena bisa berjalan lancer dan membawa manfaat untuk sesama. Menurut Eddin, tujuan acara ini sesuai dengan namanya yaitu berbagi. Berbagi apa saja, baik itu berbagi rasa syukur, berbagi buka bersama, berbagi hikmah ramadhan, berbagi berkah ramadhan dan juga berbagi inspirasi ramadhan. “Yang inspirasi ramadhan ini kita bagikan lewat youtube. Tujuannya pertama berbagi tadi, berucap syukur, jadi IkaRholaz harus pandai bersyukur, pandai-pandai berbagi dan juga silaturahmi, ” jelasnya.

Kak Han saat mendongeng untuk anak-anak dalam acara Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Senada dengan Eddin, Dini, Humas IKARHOLAZ mengapreasiasi antusiasme peserta dan pengunjung. “Antusias mereka sangat luar biasa. Bahkan sebelum acara dimulai mereka sudah siap, sudah memenuhi tempat-tempat duduk bersama para pendamping dan orang tua,” paparnya.

Alumni SMPN 12 tahun 1993 itu juga mengucapkan terima kasih kepada salah satu anak tuna rungu yang mempersembahkan buku tentang anak disabilitas. “Kemampuannya sudah luar biasa, telah menghapal sekitar 18 juz untuk anak-anak yang usia 10 tahun itu sangat-sangat luar biasa, nanti kita akan persembahkan untuk teman-teman Ika Rholaz di perpustakaan IkaRholaz,” sambungnya.

Eddin Fithri Wasi’an selaku Ketua Panitia memberikan bingkisan paket Ramadhan dalam acara Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Para pengasuh yang turut mendampingi merasa bersyukur menjadi bagian dari acara ini. Putut misalnya, alumni SMP 12 Surabaya angkatan 1980 ini berterimakasih kepada dulur-dulur IkaRholaz dengan adanya momen seperti ini dan berpesan agar acara kepedulian ini tiap tahun diadakan dan ditingkatkan frekuensi dan jumlah pesertanya. Putut juga berharap lebih banyak alumni yang terjun langsung mengurusi anak – anak yatim. “Kalau saya prihatinnya, bulan puasa anak yatim itu rejekinya banyak. Banyak undangan dari si A, si B, si C. Tapi kalau ga bulan puasa, siapa yg ngopeni? Maka dari keprihatinan itu saya terjun langsung ngopeni anak-anak, supaya anak-anak bisa tegar, mandiri dan saya sebagai orangtuanya,” tuturnya.

Dini Herawati, HUMAS IKARHOLAZ bersama Putut (alumni 80) memberikan bingkisan paket Ramadhan dalam acara Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Zaenal, pengasuh Yayasan Cahaya Insani berharap dengan kegiatan ini, tumbuh motivasi dari anak – anak yatim dan penyandang disabilitas yang hadir . “Mudah-mudahan anak-anak ini bisa tumbuh motivasinya ya, agar supaya mereka nantinya itu bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya, bisa memperoleh cita-citanya sesuai dengan harapan kami, mereka semua bisa menjadi insan-insan yang berwawasan akademis, berketerampilan tepat guna dan mudah-mudahan mereka senantiasa berakhlakul karimah, itu harapan kita kedepannya dengan terciptanya kegiatan pada sore hari ini, ” ujarnya.

Ateng Sugiharto (alumni 89) bersama anak yatim dari Yayasan Al Musthofa, Waru, Sidoarjo dalam acara Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Aswar ipung, pemuda tuna rungu, mahasiswa UNESA Surabaya sekaligus berprofesi sebagai tenaga maintenance profesional untuk sebuah radio streaming komunitas kampus, mengapresiasi kegiatan yang bisa menyatukan lintas alumni dan berharap terus terjalin silaturahmi antara alumni di Ika Rholaz dan anatara alumni Ika Rholaz dengan para anak asuhnya. “Harapannya buat om dan tante, semoga bisa tetep berlanjut silaturahminya. Saya pikir itu suatu yang luar biasa ya, dari angkatan berapa sampai angkatan berapa masih tetep bisa terjalin. Silaturahminya luar biasa,” ujar peraih perunggu math olympic antar sekolah inklusi se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Faldi, seorang tuna rungu berterimakasih sudah diberi kesempatan “menggambar” logo SMPN 12 dan IKARHOLAZ.

Heddy Okdwi Triandari (alumni 77) memberikan bingkisan paket Ramadhan dalam acara Gebyar IKHARHOLAZ Berbagi Anak Yatim dan Disabilitas pada Sabtu (11/5) di Atrium Grand City Surabaya. Foto: Subantoro/IKARHOLAZ

Serangkaian acara yang dikoordinasi alumni SMP 12 Surabaya yang tergabung dalam Ika Rholaz kemarin dipungkasi dengan kultum oleh Ustadz Drs. Ahmad Mudakir dan diakhiri pembagian es krim Walls dan susu ternak Fresh untuk bekal berbuka.(*)

Reporter : Novi C Lanang
Editor : Lusi Wardani
Fotografer : Subantoro

Foto-foto Acara Tahun Baru Alumni Rholaz dan Laporan Ketua Panitia

Tahun baru ini terasa berbeda. Kali pertamanya seluruh angkatan tahun kelulusan SMPN 12 Surabaya merayakan agenda tahunan di waktu dan tempat yang sama.

Ya, ratusan alumni dari tahun 1977 sampai 2000 an tumplek blek memenuhi teras Kedai Kapelapo Kali Rungkut (samping Transmart) pada Senin malam (31/12). . Mereka hadir dan bersatu padu mengikuti acara bertajuk “TASYAKURAN IKATAN KELUARGA ALUMNI SMPN 12 SURABAYA”

Dengan iringan band Ruang Kaca sumbangan Palvi ’91, para alumni bernyanyi bersama, guyonan, foto bareng, hingga Pak Mardjuki, purna tugas Guru SMPN 12 Surabaya turut melekan berbaur dengan yang lain.

Tak hanya itu, sejumlah alumni mengaku puas dan kenyang atas hindangan yang disajikan. Dari kepiting, ikan bakar, jagung bakar, bakso, hingga sate memenuhi meja sajian.

Maryono, selaku ketua panitia mengaku remek menggarap even ini. Namun letihnya tak terasa, terbayar oleh antusias alumni. Ungkapan terima kasih dicurahkan alumni 92 ini melalui WAG IKA Rholaz:

Terima kasih kepada donatur makanan dan minuman. Terima kasih juga kepada pemilik tempat. Makanan melimpah, bahkan bisa dinikmati warga sekitar seperti security, tukang becak, dll. Luar biasa. Alhamdulillah”

Demi transparansi sekaligus bentuk pertanggungjawaban acara, pekerja gravir kompleks makam Ngagel ini lantas memberikan laporan kepada seluruh alumni, terkhusus para donatur. Beberapa tidak disebutkan karena mengandung banyak barang klenik-klenik. “Seperti rafia, beli kain buat panggung mini, piring kertas, dan sebagainya.” Maksud bapak 2 anak itu.

“Mohon maaf jika ada nama yang tidak tersebut atau nominal dan barang yang tidak sesuai. Silakan japri untuk saya koreksi.” Pungkasnya.

Berikut adalah laporan penerimaan dan pengeluaran acara:

DONASI TUNAI

Cak D 87 1000000
Ning S 84 1000000
Ning R 93 500000
Ning R 92 500000
Cak S 94 500000
Ning A 92 500000
Cak G 83 500000
Cak B 85 300000
Cak B 87 200000
Cak K 90 100000
Cak T 95 100000
Ning D 88 100000
Cak R 84 150000
Cak AS 84 1000000
Cak A 93 250000
Ning D 93 250000

TOTAL 6950000

DONASI NON TUNAI

Cak E ’82 Ikan segar + Beras 5kg
Ning H ’88 Tumpeng + Peyek
Cak Y ’92 Polo pendem
M W ’77 Salad
Ning D ’99 Mineral 625ml 5 dus
Ning R W ’93 Sate ayam dan bihun goreng
Cak Ags ’94 Sambelan
Ning Pr ’92 Nasi bakar
Ning T H ’93 Rizzoles dll
Ning Ir ’84 Jagung sak karung
Ning Lar ’77 Krupuk udang
Ning D ’93 Es cincau plus Doorprize
Cak Iku ’88 8 Duorprize
Mas D ’92 Doorprize

Pengeluaran :

  1. 1.000.000 terop+lampu+kursi
  2. 1.000.000 bakso100porsi
  3. 520.000 sate300+lontong 50
  4. 350.000 bakar ikan
  5. 300.000 pawang hujan
  6. 300.000 Dokumentasi
  7. 100.000 gocar
  8. 90.000 arang+kipas
  9. 500.000 kebersihan+keamanan
  10. 1.135.000 tambahan perlengkapan
  11. 350.000 lain lain
  12. 300.000 lain lain

Total : Rp 5.945.000,-

Sisa 1.005.000

Note: Kelebihan dana akan diserahkan ke Ketua IKA Rholaz untuk kas.