reuni

soNGOPItu Sukses Helat Reuni perdana bertajuk “Temu Guyon Guyub Genah

soNGOPItu Sukses Helat Reuni perdana bertajuk “Temu Guyon Guyub Genah”

“Ga’ tuku pecel tah nang lapangan; rupamu sik pancet ae; jengkeng jengkeng…” serta berbagai ungkapan lain dilontarkan seseorang pada temannya secara akrab dan berbalas-balasan. Malam itu di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya, para alumni SMPN 12 Surabaya lulus tahun 1997 bertemu di dunia maya untuk mengadakan reuni secara virtual.

Oleh karena dilakukan secara virtual, maka berbagai guyonan semacam di atas tentu hanya dilakukan secara chatting melalui media zoom. Namun demikian, meskipun terbatas oleh jarak dan waktu, tidak mengurangi keakraban anak-anak angkatan 1997 yang menyebut komunitas mereka dengan nama soNGOPItu ini.

Setelah sekian waktu berkomunikasi melalui media grup WA, hari Minggu tanggal 14 Februari 2021 menjadi hari yang bersejarah bagi alumni angkatan 1997. Betapa tidak, setelah lebih dari tiga puluh tahun berpisah, malam itu mereka sepakat untuk bertemu pertama kalinya. Meskipun pertemuan itu harus dilakukan secara virtual karena adanya pandemi Covid 19, namun langkah awal ini sudah menjadi gebrakan yang baik untuk mengumpulkan ‘tulang-tulang yang terpisah’.

Meskipun harus diakui, tidak mudah untuk mengumpulkan teman-teman yang sudah tersebar ke pelosok negeri ini. Oleh karena itu bisa dipahami kalau tidak semua bisa bergabung dalam pertemuan yang dikoordinasi oleh Herry Hermawan. Herry sendiri saat masih aktif berseragam putih biru merupakan ketua OSIS, sehingga tidak sulit bagi dia untuk mengkoordinasi teman-temannya bergabung dalam reuni ini.

Acara reuni virtual ini sendiri dipandu oleh Yossi Al Amien, alumni kelas 3C yang juga menyediakan fasilitas zoom secara premium. Yossi mengatakan pada IKARHOLAZ.COM “Sebenarnya teman-teman di WAG mengusulkan rencana ingin kumpul-kumpul, sedangkan (situasi) masih ada pandemi, saya menawarkan fasilitas zoom yang bisa menampung banyak partisipan dan durasi lama”. Informasi pemberitahuan adanya virtual ini hanya melalui WAG yang terbentuk sejak 10 Agustus 2016.

Reuni virtual soNGOPItu ini dibuka oleh Herry selaku koordinator acara yang dilanjutkan dengan ceramah singkat dari Ustadz Aditya Rahman Yani yang merupakan alumni kelas 3H. Ustadz Aditya dalam uraoan singkatnya menyampaikan bahwa silaturahim merupakan amalan yang bisa memasukkan orang ke Surga. Selain itu kesempatan reuni seperti malam itu bisa digunakan sebagai kesempatan untuk bersinergi antara satu alumnus dengan alumnus lain yang bisa jadi sudah mapan dengan profesi masing-masing.

Meskipun dikemas secara virtual, namun acara ini makin berbobot dengan adanya presentasi yang disampaikan oleh Rizky Diansyah. Rizky yang aktif di berbagai organisasi di kalangan pengusaha ini mengatakan dalam paparannya bahwa pertemuan reuni semacam malam itu penting sekali karena bermanfaat meluaskan rezeki dan juga sebagai salah satu bentuk keimanan pada Allah. Alumni kelas 3B yang sekarang bermukim di ibu kota ini menutup pemaparannya dengan menyampaikan pesan “ Jangan tanya untungnya apa untukku, Tapi mulai dengan tanya pada diri sendiri apa yang bisa aku berikan untuk ikatan alumni ini”.

Sebagai acara puncak yang ditunggu-tunggu yaitu perkenalan semua peserta zoom atau reuni virtual ini. Perkenalan dilakukan masing-masing per kelas sesuai jumlah yang hadir. Meskipun mereka berasal dari angkatan alumni yang sama, namun seiring berjalannya waktu tentu tidak mudah mengingat wajah dan nama masing-masing. Oleh karena itu untuk menambah keakraban, maka satu per satu yang hadir di zoom memperkenalkan dirinya dimulai dari kelas A berurutan hingga kelas berikutnya.

Dari sini mulai terungkap dan diketahui selain nama, juga profesi dan domisili mereka saat ini. Alumni angkatan 1997 saat ini sudah tersebar ke berbagai pelosok negeri. Tidak hanya yang ada di seputaran Surabaya dan sekitarnya. Beberapa di antaranya ada yang menetap di Jabodetabek, hingga ada yang di luar pulau seperti Lombok, Gorontalo bahkan ada yang menetap di Kuala Lumpur.

Menjelang pkl. 22.00, reuni virtual soNGOPItu ini berakhir dengan berbagai wajah kepuasan dari masing-masing alumni. Kerinduan mereka pada teman-teman yang sudah terpendam sekian lama sudah terlampiaskan. Sandri, alumni kelas 3J yang malam itu bertindak sebagai operator jalannya zoom, mengungkapkan pada tim IKARHOLAZ.COM bahwa semua persiapan acara reuni ini hanya berlangsung selama dua minggu.

Sandri mengungkapkan kesannya setelah terselenggaranya reuni ini “Alhamdulillah bahagia sudah mulai terkumpul sekeping demi sekeping kenangan masa SMP lalu dan sekarang tinggal bagaimana kita akan membawa hubungan pertemanan ini ke tingkatan yang lebih bermanfaat bagi teman-teman yang lain” .

Senada dengan yang disampaikan oleh Sandri, Herry selaku koordinator acara berharap untuk selanjutnya ada kepengurusan sendiri di antara alumni ’97 lalu menghasilkan program-program yang bermanfaat untuk semuanya. Yossi sendiri cukup terkesan dengan terselenggaranya reuni virtual, mengingat selama ini percakapan yang dilakukan di WAG sudah cukup rame dan seru dengan berbagai topik. Oleh karena itu sudah sewajarnya bila dilakukan pertemuan tatap muka, diantaranya melalui reuni virtual Songo Pitu Rolas dengan tema acara “Temu Guyon Guyub Genah” ini.

Herry, Yossi dan Sandri yang malam itu menjadi seksi sibuk, tidak bisa menyembunyikan kerinduannya pada SMPN 12 sebagai sekolah yang membesarkan dan mendidik mereka saat memasuki usia remaja. Yossi mengenang pak Mardjuki sebagai guru yang tegas dan memotong rambut laki-laki yang terlihat panjang atau gondrong. Namun demikian, bagi Yossi tindakan itu merupakan bentuk penanaman sikap disiplin yang dampaknya dirasakan saat sudah dewasa. Sandri pun menyampaikan doanya supaya guru-guru yang pernah mengajar mereka tetap bahagia dan sehat selalu di masa-masa senja beliau-beliau.

Sebagai penutup perbincangan, Herry menyampaikan harapannya pada IKARHOLAZ supaya makin solid dan banyak manfaatnya yang bisa dirasakan oleh semua alumninya. Secara khusus Ary Pribawanto, selaku ketua umum Ika Rholaz, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan reuni virtual angkatan ’97 ini. Dia berpesan supaya angkatan 97 menjaga kekompakan, tetap menjalin silaturahmi dan ke depannya bisa mendukung program-program IKARHOLAZ.[]

Reporter: Okky Tri Rahardjo

Serunya Golden Age Reunion 50 Tahun Alumni SMPN 12 Surabaya

Alumni SMPN 12 Surabaya lulusan tahun 1985 mengadakan acara reuni dengan kesan yang berbeda. Alumni yang dikenal dengan Rholaz Forever 85 tersebut menggelar reuni yang bertajuk Golden Age Reunion, karena kegiatan tersebut sekaligus memeringati 50 tahun usia alumni.

Sebagai bentuk rasa syukur, anggota ikatan alumni Rholaz Forever 85 merayakan usia 50 tahun mereka diawali dengan berbagi ke 156 orang di Panti Griya Wedha yang berlokasi di Jambangan Surabaya. Sebanyak 65 berrkumpul di Minggu (10/12) untuk bertemu dan berbagi kebahagiaan dengan para penghuni Panti Griya Wedha.

Setelah selesai kegiatan sosial di Panti Griya Wedha, acara temu alumni dilanjutkan di Hotel Verwood, Jl. Dukuh Kupang Indah Surabaya. Sebagai puncak acara Golden Age, mereka bersuka ria selepas petang hingga pukul 21.30 malam. Acara berlangsung meriah dan para peserta sangat menikmati kegiatan tersebut dengan bernyanyi bersama, diselingi beberapa games yang menarik.

“Semoga ajang silahturahmi selanjutnya selalu terjalin, selalu diberi umur panjang sehingga silaturahmi selalu terjalin dan next semakin banyak berbagi dan ingin juga mengajak alumni yang lain untuk berbagi bersama-sama,” ujar Tony Prihantono, ketua panitia reuni Golden Age 50 tersebut.

Menurut keterangan dari ketua panitia yang kini bekerja di bagian distributor pemanas air Daalderop PT Perwirabhakti Sentra Sejahtera cabang Surabaya tersebut, banyak alumni yang hadir dari luar kota,. Seperti Jakarta, Solo, dan Bali. Mereka sengaja hadir karena ingin merasakan kebersamaan dan temu kangen dengan teman lamanya.

Tony sangat berharap tahun selanjutnya jangkauan peserta yang hadir bisa lebih luas sehingga acara akan semakin meriah.(*)